
BALIKPAPAN – Saat ini generasi Z seringkali kesulitan untuk berinvestasi. Kesulitan itu biasanya dikarenakan gaji yang pas-pasan dan gaya hidup yang serba konsumtif. Sehingga gen Z seringkali tidak memiliki tabungan di masa depan.
Untuk itu beberapa perusahaan dompet digital melihat hal itu agar gen Z bisa memiliki tabungan khususnya investasi masa depan. Salah satunya aplikasi DANA. Direktur Komunikasi DANA Olavina Harahap mengatakan, pihaknya saat ini memiliki cara mudah agar gen Z bisa berinvestasi.
Di aplikasi DANA sendiri memiliki beberapa fitur atau fasilitas investasi. Aplikasi itu memiliki fitur tabungan emas. Bahkan, user DANA bisa menabung emas dengan jumlah yang sedikit. “Layanan produk keuangan sekarang ada dana emas dan Reksadana . Gen Z uang jajan terbatas kita berikan fasilitas investasi beli emas bisa 0,001 gram dikumpulin bisa jadi fisik. Reksadana mulai Rp10 ribu,” ujarnya saat menjadi narasumber talk show “Cashless Society Tiba di Balikpapan: Dompet Digital Jadi Andalan by Dana di atrium e-Walk Balikpapan, Jumat (4/10).
Sementara itu, oleh Kasubbag Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen, dan LMS OJK Kalimantan Selatan Andika Prassetia memberikan tips agar gen Z bisa menabung sesuai dengan kondisi gaji saat ini. Dia menyebut cara itu sebagai ilmu dasar satu,dua, tiga dan empat. Di mana satu yakni sepuluh persen dari penghasilan itu ditabung untuk masa depan.
Lalu, dua puluh persen gaji atau pendapatan bulanan untuk investasi. Kemudian, tiga puluh persen untuk membayar cicilan maupun utang. Terakhir gunakan empat puluh persen dari gaji untuk konsumsi sehari-hari. “(Untuk) konsumsi kadang ini susah untuk memanage,” kata Andika.
Selain itu dia menyarankan untuk selalu melakukan pencatatan pengeluaran harian. Menurutnya, dengan perkembangan teknologi saat ini banyak sekali aplikasi yang bisa digunakan untuk mencatat pengeluaran.
Dengan tercatatnya pengeluaran maka seseorang bisa mengatur pengeluaran agar tidak membengkak. Terakhir dia menegaskan, agar pengeluaran tidak ‘boncos’ disarankan untuk belanja keperluan yang lebih penting ketimbang mementingkan gaya hidup.
“Dahulukan dulu cost wajib lalu investment dulu. Jangan dahulukan keinginan. Punya prinsip mending investasi dulu nabung punya asuransi dulu baru lifestyle,” katanya. Sekadar info, kegiatan talk sho ini menjadi bagian dari rangkaian Fin Expo 2024. Event yang digelar di e-Walk dan Pentacity Mall Balikpapan ini digelar sejak Kamis (3/10) sampai Minggu (6/10). Penutupan acara Fin Expo bakal dihibur oleh Kahitna, Minggu malam. (pry)





