Proyek Revitalisasi Citra Niaga Utara, Targetkan Selesai Februari Mendatang

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, bersama jajaran OPD meninjau Kawasan Citra Niaga Utara, Kamis (4/1/2024) sore.

KALTIMEDIA.COM, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, bersama jajaran OPD meninjau Kawasan Citra Niaga Utara, Kamis (4/1/2024) sore. Peninjauan ini menjadi sorotan karena memperhatikan berbagai aspek, termasuk perpanjangan kontrak, kendala teknis, dan antisipasi terhadap potensi denda.

Dalam pertemuan dengan kontraktor dan pihak Pembangunan Umum (PU), Andi Harun memberikan update terperinci tentang perkembangan proyek yang tengah berlangsung.

“Kegiatan peninjauan ini adalah langkah penting untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar kualitas yang diharapkan,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa perpanjangan kontrak selama 50 hari telah diputuskan pada saat pihaknya bertemu bersama kontraktor, estimasinya akhir bulan ini sudah selesai karena semua material sudah siap.

Terkait kendala yang dihadapi adalah pemotongan granit yang harus dilakukan oleh kontraktor, sehingga akan memakan waktu untuk melakukan pemotongan.

“Ternyata granitnya harus dipotong sendiri, jadi begitu datang tidak bisa langsung dipasang karena harus mereka potong. Tapi yang membuat kita bersyukur, material sudah ditempat semua, tinggal memerlukan waktu pemotongan, jadi mereka sesuai dengan ketentuan hukum PUPR telah memperpanjang 50 hari,” terangnya.

Menyinggung terkait potensi denda atas perpanjangan waktu, ia menegaskan bahwa denda tersebut tidak akan mempengaruhi kualitas pekerjaan.

“Kita tidak pernah memperhitungkan untung atau ruginya terkait denda. Itu urusan kontraktor, kalau urusan pemerintah, kita deteksi pengerjaan sesuai spek kontrak atau tidak. Kalau mereka mengerjakan tidak sesuai kontrak, tentu ada konsultan pengawasnya,” tambahnya.

“Sebelum pemerintah melakukan Penerimaan Hasil Pekerjaan (PHO), kita memiliki pengawas yang memberikan rekomendasi. Pemerintah dan pengawas akan memastikan bahwa pekerjaan sesuai dengan kontrak,” sambungnya.

Ia turut menyampaikan terkait kontrak proyek Citra Niaga Utara ini akan berakhir pada 20 Februari 2024, namun, pihak kontraktor memperkirakan penyelesaian dapat dilakukan lebih cepat.

“Mereka perkirakan akan berakhir di akhir Januari karena material sudah ada di lapangan, tapi yang mereka tidak menyangka, yaitu granitnya harus dipotong,” pungkasnya. (As)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *