Sambut Porprov Kaltim VIII 2026, Podsi Paser Gelar Pelatihan Wasit Dayung Nasional

Foto: Podsi Paser Gelar Pelatihan Wasit Dayung Nasional. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII tahun 2026, Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Kabupaten Paser menggelar pelatihan wasit dayung tingkat nasional. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 24–26 Desember 2025, di Sekretariat dan Venue Dayung Podsi Paser, Tanah Grogot.

Pelatihan tersebut menghadirkan instruktur sekaligus narasumber dari Pengurus Besar (PB) Podsi, Muhammad Assyidiq, yang merupakan perwakilan Bidang Prestasi Canoeing Olympic.

Pelaksanaan pelatihan secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Syarif Rakhmadani. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif Podsi Paser dan antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Pelatiahan dayung ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas wasit dayung di Kabupaten Paser khususnya, sehingga dapat mendukung olahraga dayung yang lebih baik,” ucap Syarif Rakhmadani, Kamis (25/12/2025).

Ia berharap, melalui pembekalan teori dan praktik yang diberikan, para peserta dapat terlibat langsung dalam memimpin pertandingan pada ajang Porprov mendatang, bahkan hingga tingkat nasional.

“Harpannya adalah, bahwa peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik untuk meningkatkan kemampuan sebagai wasit dayung Kabupaten Paser. Kita juga berharap ketika nanti Porprov dilaksanakan, wasit-wasit kita juga harus berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, sehingga wasit-wasit kita mempunyai pengalaman pada ajang-ajang kegiatan provinsi ini,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Pengcab Podsi Paser, Hafidz Sahid, menilai pelatihan ini sangat strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) cabang olahraga dayung, khususnya di Kabupaten Paser dan Kalimantan Timur secara umum.

Menurut Hafidz, hingga saat ini baru terdapat satu wasit dayung asal Kaltim yang telah mengantongi lisensi nasional, yakni Samsuri. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan wasit-wasit baru yang siap bersaing di level lebih tinggi.

“Mudah-mudahan nanti dengan ini, teman-teman dari pelatihan wasit ini bisa nanti ikut magang di Kejurnas atau kegiatan-kegiatan di nasional. Sehingga dari magang itu mungkin nanti dapat mengikuti ujian lagi untuk mendapatkan lisensi wasit nasional,” ujar Hafidz.

Meski masih membutuhkan jam terbang dan pengalaman, Hafidz menilai proses magang tersebut penting sebagai langkah awal menuju profesionalisme.

“Tapi saat ini kita masih perlu memenuhi kebutuhan di daerah dulu. Jadi teman-teman ya sudah bisalah untuk kebutuhan turnamen di dalam daerah Kalimantan Timur, inshaAllah,” tambahnya.

Ketua Panitia Pelatihan Wasit Dayung, Muhammad Ilham Syam, menjelaskan bahwa awalnya kegiatan ini dirancang untuk melibatkan seluruh pengurus cabang Podsi se-Kalimantan Timur. Namun, karena kendala di beberapa daerah, peserta yang hadir berasal dari Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan Kabupaten Paser.

“Sampai pelaksanaan yang hadir itu cuma Balikpapan ada tiga orang, kemudian Kutai Kartanegara ada dua orang dan sisanya dari Kabupaten Paser, dengan jumlah semuanya kurang lebih 25 peserta,” kata Ilham.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan kompetensi wasit dayung di Kaltim yang masih sangat terbatas jumlahnya di tingkat nasional.

“Kita mau menggali wasit-wasit yang ada di daerah melalui pelatihan ini. Makanya kita mendatangkan wasit yang langsung dari PB untuk memberikan pelatihan-pelatihan. Sehingga ke depannya supaya muncul nanti wasit-wasit yang tidak hanya mampu berperan aktif di daerah masing-masing, tapi kita perlu nanti ada perwakilan Kaltim nya itu ada penambahan wasit,” pungkasnya. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *