Pemkab Paser Siapkan Pembentukan UPTD Pengelola Sirkuit Sadurengas Demi Perkuat Sport Tourism

Gambar saat ini: Foto: event balap motor di Sirkuit Permanen Tana Paser. Sumber: Istimewa.
Foto: event balap motor di Sirkuit Permanen Tana Paser. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com — Setelah dua kali sukses menggelar event balap motor di Sirkuit Permanen Tana Paser, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser mulai mematangkan rencana pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) untuk mengelola kawasan olahraga di Komplek GOR Sadurengas, Tanah Grogot.

Langkah ini mencuat setelah Sekretaris Daerah Paser, Katsul Wijaya, meninjau langsung pelaksanaan Paser Cup Race yang baru saja digelar. Menurutnya, antusiasme pembalap dan padatnya penonton menjadi indikasi kuat bahwa sirkuit tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai venue resmi Porprov 2026 sekaligus pusat sport tourism daerah.

“Ya, tentu kita harapkan karena di lokasi ini ya dalam rangka persiapan kita Porprov ada beberapa venue yang dibangun untuk persiapan tempat pertandingan tersebut. Salah satunya sirkuit ini ya,” ujar Katsul Wijaya.

Untuk memaksimalkan kawasan olahraga tersebut, Pemkab berencana menghadirkan UPTD khusus yang mengatur operasional dan pemeliharaan fasilitas.

“Tentu ini akan kami bicarakan secara khusus karena ada rencana kita di komplek kawasan olahraga ini akan kita bentuk semacam UPTD untuk pengelolaannya,” katanya.

Katsul menegaskan, pengelolaan sirkuit tidak dapat dilakukan sembarangan. Karena itu, pihaknya akan melibatkan Pengkab IMI Paser sebagai mitra teknis yang memahami standar pengelolaan lintasan balap.

“Tapi, tentu juga keterlibatan teman-teman di pengcab termasuk sirkuit ini ya peran IMI tentu di dalamnya ada juga. Ya itu akan kita bicarakan lebih lanjutlah. Karena memang ini dalam tahap ada yang penyelesaian, tahap pembangunan,” jelasnya.

Rencana pembentukan UPTD akan difinalkan pasca gelaran Porprov VIII tahun depan. Bagi Katsul, keberadaan sirkuit harus menjadi aset berkelanjutan, bukan sekadar venue yang digunakan sesaat.

“Nanti mungkin di tahun 2026 ini akan kita bahas terutama pasca Porprovnya. Pemanfaatan venue ini ya tentu tidak kita terlantarkan atau dalam hal tentu ada kegiatan-kegiatan. Pak Bupati sudah sampaikan sport tourism, dan event, turnamen, olahraga akan kita lakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Meski sudah dua kali menjadi tuan rumah event besar, sirkuit ini masih dalam tahap penyempurnaan. Beberapa fasilitas termasuk tribun penonton masih menunggu penyelesaian. Evaluasi terhadap dua event yang telah berjalan akan menjadi dasar untuk melengkapi kekurangan.

Dengan langkah bertahap ini, Pemkab Paser berharap Sirkuit Tana Paser tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga pusat kegiatan olahraga otomotif yang mampu mendongkrak ekonomi daerah melalui sport tourism. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *