Perbasi Paser Fokus Matangkan Persiapan Porprov, Pilih Tak Ikut BK di Samarinda

Gambar saat ini: Foto: Ketua Pengkab Perbasi Paser, Muhammad Faisal. Sumber: Istimewa.
Foto: Ketua Pengkab Perbasi Paser, Muhammad Faisal. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Pengkab Perbasi Paser memastikan tidak ambil bagian dalam Babak Kualifikasi (BK) Porprov yang digelar Pengprov Perbasi Kaltim pada 17–21 Desember 2025 di Samarinda. Keputusan ini bukan tanpa alasan Paser sebagai tuan rumah Porprov mendapat hak istimewa untuk tidak mengikuti kualifikasi, ditambah terbatasnya anggaran di akhir tahun.

Ketua Pengkab Perbasi Paser, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa fokus utama saat ini bukan pada pertandingan BK, melainkan pada penguatan internal dan persiapan atlet. Meski tidak bertanding, pihaknya tetap akan hadir di Samarinda untuk mempelajari teknis penyelenggaraan yang menjadi standar provinsi.

“BK Porprov yang dilaksanakan di Samarinda, kita juga akan datang ke sana untuk memonitor. Tentunya bukan berarti memonitor pemain lawan, bukan. Tapi kita memonitor, mau belajar bagaimana sih penyelenggaraan yang maksimal seperti apa di level provinsi,” kata Muhammad Faisal

Faisal menyebut bahwa Perbasi Paser menargetkan tiga aspek utama pada Porprov nanti: sukses penyelenggaraan, sukses ekonomi, dan sukses prestasi. Untuk mendukung target tersebut, peningkatan kualitas SDM menjadi agenda prioritas baik dengan mendatangkan pelatih nasional maupun membuka peluang sparing partner dengan daerah hingga tingkat nasional.

“Untuk peningkatan prestasi ini, kita perlu adanya selain pelatih (nasional) juga, mungkin ada kelas sparing partner ke daerah-daerah luar mungkin tingkat nasional,” ujarnya.

Ia berharap Pemkab Paser dapat memberikan dukungan lebih pada tahun 2026 demi memperkuat program persiapan menuju Porprov, terutama karena cabang olahraga bola basket adalah nomor beregu yang membutuhkan perencanaan matang.

“Kita ini tuan rumah tentunya beberapa part-part itu jangan sampai ada ketinggalan seperti tadi pertandingan persahabatan itu ya. Mungkin sparing ke mana, mendatangkan pelatih nasional, kita juga meningkatkan kemampuan pelatih internal kita lokal dan juga perwasitan,” jelas Faisal.

Menurutnya, jika beberapa program tidak terlaksana karena keterbatasan dukungan, peluang meraih prestasi akan lebih berat.

“Jadi kita sudah coba mempetakan bagian-bagian yang jangan sampai ini ada irisan yang tertinggal. Seperti sparring partnernya seperti apa,” tambahnya.

Dengan segala upaya tersebut, Perbasi Paser optimistis dapat mengantarkan atlet basket daerah tampil maksimal pada panggung Porprov sebagai tuan rumah. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *