Korban Tenggelam di Mahakam Ditemukan, Alat V-Search Basarnas Percepat Proses Pencarian

Gambar saat ini: Foto: Basarnas saat melakukan upaya menyelamatkan orang tenggelam. Sumber: Istimewa.
Foto: Basarnas saat melakukan upaya menyelamatkan orang tenggelam. Sumber: Istimewa.

Samarinda, Kaltimedia.com — Arbainsyah (45), warga Loa Buah yang dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam, akhirnya ditemukan pada Jumat (14/11/2025) setelah dua hari pencarian intensif oleh Tim SAR Gabungan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 10 meter dari lokasi pertama kali dilaporkan hilang.

Pencarian dimulai sejak Kamis malam setelah laporan masuk ke pihak berwenang. Memasuki hari kedua, seluruh unsur SAR telah berkumpul sejak pukul 07.00 Wita untuk melakukan briefing dan menentukan pola penyisiran di sepanjang aliran sungai sejauh kurang lebih dua kilometer. Kondisi air yang keruh serta cakupan area yang luas menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.

Selama operasi berlangsung, tim menerapkan berbagai metode, mulai dari penyisiran permukaan dengan Rubber Boat, pemantauan visual, hingga penyelaman. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil ketika Basarnas Balikpapan mengerahkan teknologi pencari bawah air V-Search—perangkat yang dirancang untuk mendeteksi objek di dasar sungai dengan visibilitas rendah.

Pada pukul 14.25 Wita, alat tersebut mengarah pada sebuah titik yang kemudian memastikan keberadaan korban. Proses evakuasi segera dilakukan dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan segera kami evakuasi untuk dibawa ke rumah duka,” ujar salah satu petugas yang terlibat dalam operasi pencarian.

Jenazah Arbainsyah kemudian diserahkan kepada keluarga di kediamannya, Jalan Teratai RT 004 Loa Buah, Sungai Kunjang. Prosesi penyerahan jenazah berlangsung haru dan turut disaksikan relawan serta warga setempat.

Dalam keterangan resminya, Basarnas Balikpapan menjelaskan bahwa sejumlah perlengkapan dikerahkan dalam pencarian ini, meliputi Rescue Car, Rubber Boat, peralatan selam, serta perangkat V-Search yang menjadi faktor penting dalam percepatan penemuan korban di Sungai Mahakam.

Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 14.55 Wita usai dilakukan debriefing. Seluruh unsur yang terlibat kemudian melanjutkan status siaga sambil memastikan peralatan kembali dalam kondisi aman.

Pencarian Arbainsyah melibatkan berbagai unsur, termasuk Tim Rescue Kansar Balikpapan, Polairud Polda Kaltim, BPBD Kaltim, BPBD Samarinda, Relawan Satria, FKPM Loa Buah, Regana, Kamasenku, PT Kalamur, serta dukungan penuh dari pihak keluarga.

Basarnas Balikpapan menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Arbainsyah dan mengapresiasi seluruh pihak yang berperan dalam operasi pencarian. (Rfh)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *