
Samarinda, Kaltimedia.com — Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Timur resmi memasuki babak baru dalam peta kepemimpinannya. Melalui Musyawarah Daerah (Musda) serentak yang digelar pada 8 November 2025, seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di sepuluh kabupaten dan kota kini telah memiliki nahkoda baru.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum penting bagi partai berlambang matahari putih tersebut untuk memperkuat struktur dan memperluas basis dukungan di tingkat akar rumput.
Di sejumlah daerah, muncul wajah-wajah baru dari luar partai yang dinilai mampu memberikan energi segar. Di Kabupaten Berau, misalnya, Suriadi Marzuki, mantan politisi PDI Perjuangan, kini dipercaya memimpin DPD PAN setempat. Sementara di Kabupaten Paser, kursi ketua diisi oleh Hj. Ridhawati Suryana Putri, yang sebelumnya berkiprah di Partai Demokrat.
“Kami bersyukur bisa mendapatkan kader-kader luar biasa di Berau dan Paser. Mereka membawa semangat baru dan punya komitmen kuat untuk memperkuat PAN di tingkat legislatif,” ujar Ketua DPW PAN Kaltim, Erwin Izharuddin, belum lama ini.
Menurut Erwin, kehadiran dua figur dengan pengalaman dan jaringan luas tersebut akan menjadi amunisi penting bagi PAN di Kaltim.
“Keduanya punya rekam jejak yang solid. Saya yakin mereka akan membawa energi positif dan perubahan besar di daerah masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, beberapa daerah lainnya tetap mempercayakan tongkat kepemimpinan kepada kader internal. Di Samarinda, Suparno yang sebelumnya menjabat sekretaris DPD kini naik menjadi ketua, sedangkan di Bontang, Muhammad Irfan juga mendapat amanah serupa.
“Saya berharap seluruh ketua yang terpilih bisa menjaga soliditas dan bergerak seirama dengan arahan DPP PAN. Semua harus satu komando di bawah Ketua Umum,” tegas Erwin.
Untuk memperkuat koordinasi di wilayah tertentu, DPW PAN Kaltim juga menetapkan ketua harian di dua daerah, yakni dr. Yuniarti Arbain di Bontang dan Syamsuddin di Kutai Barat.
Erwin mengakui, tantangan ke depan bagi PAN Kaltim tidak ringan. Selain mengokohkan konsolidasi internal, partai juga dituntut memperluas pengaruh politik di daerah-daerah yang belum memiliki kursi legislatif.
“Masih ada beberapa kabupaten yang belum punya kursi di DPRD. Itu menjadi tugas besar bagi para ketua baru untuk dijawab dengan kerja nyata,” ujarnya tegas.
Ia menekankan pentingnya membangun struktur kepengurusan hingga ke tingkat ranting agar partai memiliki fondasi yang kuat.
“Jangan menunggu masa pemilu untuk turun ke lapangan. PAN harus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi dan ikut mencari solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” pesan Erwin menutup.
Daftar Ketua DPD PAN se-Kaltim Periode 2025–2030:
- Bontang: H. Muhammad Irfan
- Samarinda: Suparno
- Kutai Timur: Yosep Udau
- Kutai Barat: H. Sopiansyah
- Berau: Suriadi Marzuki
- Balikpapan: H. Ardiansyah Noor
- Penajam Paser Utara: Zainal Arifin
- Paser: Hj. Ridhawati Suryana Putri
- Mahakam Ulu: Abdurrahman Agus
- Kutai Kartanegara: Aini Faridah
(Rfh)
Editor: Ang



