STITEK Bontang Perkuat Kompetensi Guru Lewat Literasi Digital dan Asesmen Berbasis Digital

Tim pengabdian STITEK Bontang melaksanakan kegiatan Pendampingan Profesionalisme Guru pada Optimalisasi Literasi Digital dengan Media Interaktif Digital untuk Asesmen Pembelajaran yang digelar di SMP Bahrul Ulum, Sabtu (25/10/2025).

BONTANG – Transformasi pendidikan menuju era digital kembali digelorakan oleh tim pengabdian STITEK Bontang melalui kegiatan Pendampingan Profesionalisme Guru pada Optimalisasi Literasi Digital dengan Media Interaktif Digital untuk Asesmen Pembelajaran yang digelar di SMP Bahrul Ulum, Sabtu (25/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di laboratorium komputer tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh 23 guru. Sejak awal acara, suasana tampak hidup dengan interaksi dua arah antara peserta dan narasumber. Tim pengabdian, yang diketuai Hardianto memberikan materi sekaligus praktik langsung terkait pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung asesmen pembelajaran.

Dalam kesempatan itu, Etik selaku pengawas SMP Bahrul Ulum menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia berharap, pendampingan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi program berkesinambungan dalam meningkatkan profesionalisme guru.

“Jangan berhenti di sini. Kegiatan ini harus berlanjut agar guru-guru kita semakin melek digital dan mampu memanfaatkan teknologi dalam setiap proses pembelajaran,” ujarnya dengan semangat.

Senada dengan hal itu, Kepala SMP Bahrul Ulum, Musthofa, juga mendorong para
guru untuk terus mengasah kemampuan literasi digitalnya. Ia mengapresiasi dukungan dari STITEK Bontang yang telah memberikan ruang belajar kolaboratif bagi para pendidik di sekolahnya.

“Kami ingin guru tidak hanya memahami konsep literasi digital, tetapi mampu mempraktikkannya langsung untuk meningkatkan kualitas asesmen dan pembelajaran di kelas,” ungkapnya.

Melalui sesi praktik, para peserta diajak menjelajahi berbagai platform digital seperti Google Site, Google Form, Google Sheets, Super AI, dan Flip. Tidak hanya belajar teori, para guru juga langsung membuat media asesmen digital, menganalisis hasil belajar siswa, serta mencoba membuat buku digital menggunakan Flip.

Kegiatan ini menghasilkan tingkat kepuasan peserta yang sangat tinggi, yakni 94,11%, menunjukkan bahwa materi dan pendampingan yang diberikan benar-benar relevan dengan kebutuhan guru saat ini. Para peserta menilai kegiatan ini inspiratif, aplikatif, dan membuka wawasan baru dalam memanfaatkan media digital untuk pembelajaran yang lebih interaktif dan
bermakna.

Sebagai bentuk dukungan nyata, tim pengabdian STITEK Bontang juga membagikan akun Super AI Pro kepada mitra untuk mendukung eksplorasi kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan. Selain itu, peserta juga mendapatkan panduan penggunaan Flip sebagai sarana digitalisasi bahan ajar.

Menutup kegiatan, tim pengabdian menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek yang telah mendanai kegiatan ini melalui hibah pengabdian tahun 2025.

“Kami berharap kerja sama dan pendampingan seperti ini bisa terus berlanjut, sehingga guru-guru di Bontang semakin terampil memanfatkan digital pembelajaran,” ujar Hardianto mewakili tim pengabdian.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen STITEK Bontang dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam membangun budaya literasi digital di lingkungan pendidikan. (Adv)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *