Pemkot Balikpapan Siapkan Revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur, Pedagang Dijamin Tak Tergusur

Gambar saat ini: Foto : Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud saat menyambangi Pasar Inpres Kebun Sayur. Sumber: Istimewa.
Foto : Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud saat menyambangi Pasar Inpres Kebun Sayur. Sumber: Istimewa.

Balikpapan, Kaltimedia.com – Penataan kota terus digenjot oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan agar dapat menciptakan kenyamanan masyarakat, baik masyarakat lokal maupun pendatang yang singgah. Salah satunya adalah revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur.

Demi kenyamanan pada pedagang dan pelanggan, Pemkot Balikpapan akan menyiapkan lokasi sementara untuk memastikan aktivitas perdagangan cenderamata dan aksesoris khas Kalimantan Timur dapat tetap berjalan dalam rencana revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur di kawasan Balikpapan Barat.

Wali Kota Balikpapan Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E. M.E., menegaskan, setiap langkah pembangunan akan disesuaikan dengan aspirasi pedagang setempat agar proyek revitralisasi tidak menimbulkan keresahan di kalangan pedagang.

“Revitalisasi ini bukan hanya mempercantik bangunan, tapi juga mendukung aktivitas ekonomi para pedagang. Mereka tetap jadi bagian utama dari proses,” kata Rahmad saat meninjau lokasi, pada Minggu (7/9/2025) di Pasar Inpres Kebun Sayur.

Dirinya memastikan tidak ada pedagang yang kehilangan kios yang telah dimiliki sebelum adanya revitalisasi. Selama pekerjaan berlangsung, pihak Pemkot Balikpapan akan menyiapkan lokasi sementara agar aktivitas jual beli tetap berjalan, serta mengakomodir para turis baik lokal maupun mancanegara untuk membeli buah tangan.

“Jumlah pedagang aktif ada 150, dan semuanya akan kembali menempati kios sesuai ukuran serta posisi semula. Tidak ada biaya tambahan, tidak ada pengurangan hak,” tegas Rahmad.

Revitalisasi ini ditargetkan menghadirkan pasar yang lebih aman, nyaman, dan tertata, sekaligus mempertahankan identitas Pasar Inpres Kebun Sayur sebagai pusat oleh-oleh dan kerajinan khas Kalimantan Timur, khususnya Kota Balikpapan.

Rahmad menyebut, proyek revitalisasi ini bukan sekadar renovasi secara fisik, melainkan juga termasuk dalam upaya menjaga tradisi sekaligus meningkatkan daya tarik wisata belanja Balikpapan.

“Pasar ini kebanggaan warga. Kami ingin setelah diperbarui, tetap menjadi pusat ekonomi sekaligus ikon wisata belanja yang lebih representatif,” ujarnya. (Pcm)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *