
Kendari, Kaltimedia.com – Detasemen Polisi Militer (Denpom) 14/3 Kendari mendalami kasus penemuan jenazah seorang wanita berinisial WK (23) yang ditemukan dalam kondisi hangus dan tanpa busana di Kabupaten Baubau, Sulawesi Tenggara. Kasus dugaan pembunuhan tersebut diduga melibatkan dua prajurit TNI.
Komandan Denpom 14/3 Kendari, Letkol CPM Hariyadi Budaya Pela, membenarkan bahwa dua oknum anggota TNI telah diperiksa terkait kasus tersebut.
“Iya, betul. Dua orang oknum anggota sudah kami periksa,” ujar Hariyadi saat dikonfirmasi, Selasa (23/12).
Hariyadi menjelaskan, Denpom Kendari telah menerima pelimpahan perkara dugaan pembunuhan dari pihak kepolisian. Saat ini, proses penyelidikan masih terus dilakukan.
“Perkara sudah dilimpahkan dari polres dan saat ini masih kami tindak lanjuti serta dalami,” katanya.
Dalam tahap awal penyelidikan, Denpom baru memeriksa dua prajurit tersebut. Namun, penyidik memastikan akan memeriksa saksi-saksi tambahan guna mengungkap peristiwa tersebut secara menyeluruh.
“Sementara baru dua saksi yang kami ambil keterangannya. Ke depan masih akan ada saksi lain,” ujar Hariyadi.
Ia juga mengungkapkan bahwa kedua prajurit yang diperiksa memiliki hubungan personal dengan korban.
“Untuk sementara, hubungan mereka dengan korban adalah pacaran,” katanya.
Hariyadi menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani sesuai dengan ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku di lingkungan TNI.
“Kasus ini sudah kami tangani sepenuhnya dan masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Sebelumnya, warga menemukan jenazah seorang wanita dalam kondisi terbakar dan tanpa busana di kolong jembatan kawasan Kogawuna, Kota Baubau, pada Minggu (21/12) siang. Penemuan tersebut dilaporkan oleh seorang pengendara sepeda motor kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Kokalukuna, Iptu Rahmansyah, mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan.
“Benar, jasad korban ditemukan dalam kondisi terbakar. Saat ini masih dilakukan penyelidikan,” kata Rahmansyah dalam keterangannya, Selasa (23/12). (Ang)





