Keterbatasan Fisik Bukan Penghalang Untuk Berolahraga dan Berprestasi

Gambar saat ini: Foto: Keterbatasan Fisik Bukan Penghalang Untuk Berolahraga dan Berprestasi. Sumber: Istimewa.
Foto: Keterbatasan Fisik Bukan Penghalang Untuk Berolahraga dan Berprestasi. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari, secara resmi membuka Festival Olahraga Disabilitas (FOD) yang digelar di GOR Sadurengas, Tanah Grogot, Sabtu (13/9/2025).

Festival ini merupakan program yang diinisiasi oleh Pengurus National Paralympic Committee (NPC) Kalimantan Timur dan diikuti sekitar 150 calon atlet penyandang disabilitas dari Kabupaten Paser.

Dalam sambutannya, Ikhwan Antasari menyampaikan apresiasi kepada para atlet disabilitas Paser yang telah menorehkan prestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Menurutnya, festival olahraga ini menjadi ruang penting untuk mengasah bakat sekaligus mempersiapkan atlet-atlet istimewa di masa depan.

“Ajang ini adalah panggung kesetaraan bagi atlet penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan terbaik, sehingga NPCI Paser dapat merekrut atlet-atlet terbaik,” ucapnya.

Ikhwan juga menegaskan dukungan Pemkab Paser terhadap para atlet yang akan bertanding pada ajang Kejurprov NPC di Kutai Kartanegara, 17–21 September mendatang.

“Apalagi di momen yang berbahagia ini, NPCI Paser akan mengirim 25 atlet untuk berkompetisi pada Kejurprov NPC di Kukar pada cabor renang dan atletik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua NPC Kaltim, Suharyanto, menekankan bahwa festival ini bukan sekadar ajang kemeriahan, melainkan juga sarana untuk menemukan bakat atlet disabilitas yang kelak menjadi generasi penerus olahraga Benua Etam.

“Festival Olahraga Disabilitas adalah olahraga yang melibatkan para penyandang disabilitas, Sekolah Luar Biasa, dan sekolah inklusi. Ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga perayaan semangat kesetaraan,” jelas Suharyanto.

Ia menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak boleh menjadi penghalang untuk berolahraga dan meraih prestasi.

“Ditempat ini menjadi ruang untuk membuktikan diri, bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Olahraga menjadi bahasa universal yang mampu mempersatukan kita tanpa membedakan fisik maupun kondisi apapun,” ungkapnya.

Festival Olahraga Disabilitas di Paser menjadi lokasi ketiga pelaksanaan program ini setelah Bontang dan Balikpapan. Kegiatan tersebut terselenggara berkat kerja sama NPC Kaltim, NPC Paser, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Paser, serta dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Paser. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *