
KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus memprioritaskan peningkatan konektivitas wilayah. Pada tahun 2023, Desa Teluk Bingkai di Kecamatan Kenohan menjadi fokus pembangunan jembatan dan jalan yang diharapkan mempermudah akses antara Kutai Kartanegara dan Kutai Barat.
Proyek infrastruktur ini, yang diprakarsai oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, telah mencapai progres sebanyak 84 persen dan dijadwalkan akan selesai pada bulan Desember. Kepala Bidang Bina Marga di PU Kukar, Linda Juniarti, mengungkapkan bahwa proyek tersebut memiliki alokasi anggaran sekitar Rp12 miliar. “Kami targetkan selesai bulan Desember tahun ini,” ujarnya.
Kendati demikian, akses langsung ke Kutai Barat masih memerlukan beberapa tahap pembangunan karena jarak yang cukup jauh. Upaya ini dimulai pada tahun 2023 dengan pembangunan jalan sepanjang sekitar 500 meter di Desa Teluk Bingkai. Pada 2024 mendatang, pemerintah daerah akan melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan dengan mendapatkan dukungan dana dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp 4,5 miliar.
Dana tersebut akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan di Teluk Bingkai dengan harapan agar konektivitas antar wilayah dapat segera terwujud. Linda juga menyebutkan bahwa tahun depan akan ada tambahan DAK sekitar Rp4,5 miliar untuk membangun jalan sepanjang sekitar 700 meter.
“Ini adalah langkah penting dalam memperkuat konektivitas wilayah dan memajukan pembangunan infrastruktur di Kutai Kartanegara,” tutupnya. (Adv)





