Pemprov Kaltim Dorong Perusahaan Tambang Ikut Wujudkan Ketahanan Pangan

Gambar saat ini: Foto: Ilustrasi petani padi di sawah. Sumber: Istimewa.
Foto: Ilustrasi petani padi di sawah. Sumber: Istimewa.

Samarinda, Kaltimedia.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus berupaya memperkuat ketahanan pangan daerah. Salah satu langkah strategis yang kini digencarkan adalah mendorong perusahaan tambang agar berperan aktif dalam penyediaan lahan pertanian produktif, khususnya untuk sawah.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyebut sejumlah perusahaan sudah mulai bergerak mendukung program ini. Salah satunya PT Kitadin yang dinilai berhasil mengembangkan lahan sawah produktif dengan hasil panen menggembirakan.

“Alhamdulillah, PT Kitadin sudah menggarap sekitar 75 hektare dan hasilnya sangat baik. Bahkan dari lahan itu bisa dipanen hingga tiga kali dalam setahun,” ujar Seno Aji, Selasa (2/9/2025).

Selain PT Kitadin, perusahaan lain yang juga menyiapkan langkah serupa adalah PT Gunung Bayan. Perusahaan tersebut tengah membuka sekitar 200 hektare lahan sawah baru. Menurut Seno, jika seluruh perusahaan tambang konsisten menjalankan komitmen ini, dampaknya akan signifikan bagi ketahanan pangan di Bumi Etam.

“Kami berharap setiap perusahaan tambang di Kaltim bisa menyiapkan minimal 200 hektare sawah aktif. Dengan begitu, kontribusinya akan terasa lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah peningkatan produksi beras. Karena itu, komoditas yang ditanam terbatas pada padi.

“Target kami jelas, yakni mewujudkan swasembada beras di Kalimantan Timur. Karena itu, konsentrasi kami sepenuhnya pada peningkatan produksi padi,” tegas Wagub.

Program kolaborasi ini diharapkan tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi model sinergi antara sektor pertambangan dan pertanian. Di sisi lain, inisiatif tersebut membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional tambang. (Rfh)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *