
Kaltimedia.com, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mempercepat pendataan lahan di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM).
Program normalisasi SKM sendiri merupakan salah satu upaya strategis Pemkot Samarinda dalam menekan risiko banjir.
Langkah ini dianggap sangat krusial lantaran dapat mendukung kelancaran program normalisasi sungai yang saat ini tengah berjalan.
Novan sapaan akrabnya mengatakan, keakuratan data lahan akan menjadi dasar utama dalam menentukan kebijakan pembebasan lahan. Tanpa data yang valid, ia khawatir pelaksanaan program bisa memunculkan persoalan baru di kemudian hari.
“Karena program normalisasi tengah berjalan, maka perlu keakuratan data penduduk yang bermukim di kawasan tersebut,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).
Poltisi asal Golkar ini menjelaskan, jikka pendataan harus mencakup status kepemilikan lahan serta luasannya secara detail agar pemerintah dapat membedakan mana lahan milik pribadi, mana yang bukan, sehingga pembebasan tidak dilakukan secara asal-asalan.
“Jadi kita tahu mana milik pribadi dan tidak, serta berapa luasannya. Itu akan sangat membantu agar semua langkah yang diambil lebih tepat sasaran,” jelas Novan.
Menurutnya, data yang akurat juga akan mempermudah Pemkot dalam menyusun alokasi anggaran. Mengingat keterbatasan anggaran daerah, perencanaan yang efisien menjadi salah satu pertimbangan utama pemerintah pusat dalam mendukung program tersebut.
“Memang saat ini pendataan masih berjalan. Namun, jika sudah rampung tentu kita bisa menentukan berapa besaran anggaran yang akan dikerahkan untuk pembebasan lahan,” tambahnya.
Selain persoalan administrasi, Novan berharap normalisasi SKM tidak hanya fokus pada penataan permukiman warga. Terlebih juga dalam menjaga kelestarian ekosistem sungai agar kembali berfungsi sebagaimana mestinya.
“Dengan begitu, SKM tidak lagi tercemar aktivitas manusia dan bisa menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi banjir akibat luapan air sungai,” pungkasnya. (Adv/Df)



