Disporapar Paser Maksimalkan Anggaran 2025 untuk Persiapan Porprov Kaltim 2026

Foto: Plt Sekretaris Disporapar Paser, Syarif Rakhmadani. Sumber: Istimewa.
Foto: Plt Sekretaris Disporapar Paser, Syarif Rakhmadani. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com — Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) terus memaksimalkan penggunaan anggaran Tahun Anggaran (TA) 2025, meskipun realisasi serapan pada semester pertama terbilang masih rendah. Langkah ini menjadi bagian dari persiapan besar Paser sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) VIII yang akan digelar pada 2026.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disporapar Paser, Syarif Rakhmadani, usai rapat evaluasi kinerja fisik dan keuangan semester pertama APBD 2025 yang digelar bersama DPRD Kabupaten Paser.

Menurut Syarif, meski sebagian besar anggaran Porprov baru akan terserap pada 2026, pihaknya tetap berupaya mengoptimalkan anggaran yang ada di 2025 untuk mendukung sejumlah kegiatan dan pembangunan fisik, termasuk dukungan terhadap organisasi olahraga seperti KONI, Pramuka, dan National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Paser.

“Saat ini ada 8 paket pekerjaan fisik yang sudah dimulai. Selain itu, ada belanja hibah sekitar Rp21 miliar yang dialokasikan untuk KONI, dan dalam waktu dekat akan disalurkan juga ke Pramuka dan NPC,” jelas Syarif, Rabu (6/8/2025).

Ia menambahkan bahwa realisasi fisik diperkirakan mencapai 20 persen pada Agustus ini. Beberapa pekerjaan, seperti pembangunan venue olahraga, tengah berlangsung, dan ditargetkan selesai pada akhir tahun. Sementara itu, proses pembayaran sempat terhambat di awal tahun akibat peralihan sistem administrasi dan perubahan versi e-katalog barang dan jasa.

“Awal tahun lalu memang banyak kendala. Ada perubahan versi e-katalog dari 5 ke 6 dan penyesuaian sistem kontrak pengadaan barang dan jasa (barjas), yang menyebabkan keterlambatan proses pembayaran,” ujar Syarif.

Terkait persiapan venue, Syarif menyebutkan bahwa dari total 34 venue yang ditargetkan, sudah ada 39 paket pekerjaan yang tayang, dan sebanyak 19 venue direncanakan dikerjakan pada tahun ini. Hal ini juga beriringan dengan proses penetapan jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan di Porprov 2026.

“Hari ini kami juga berkoordinasi dengan KONI Kaltim untuk penetapan cabor. Pengurus Besar (PB) mengusulkan sekitar 55 cabor. Jadi, tahapan-tahapan sudah mulai kami jalankan,” ungkapnya.

Sementara untuk sarana dan prasarana pendukung, seperti perlengkapan pertandingan, akan direncanakan penganggarannya dalam APBD Perubahan 2025 dan secara penuh pada 2026. Penyesuaian ini akan melibatkan seluruh pengurus cabang olahraga (pengcab) agar kebutuhan bisa dipetakan dengan tepat.

“Peralatan pertandingan dan kebutuhan teknis lainnya masih dalam kajian. Akan kami rekap bersama pengcab dan anggarkan di 2026,” tambahnya.

Sebagai bagian dari transformasi infrastruktur olahraga di Paser, pembangunan sirkuit balap permanen juga menjadi salah satu fokus. Sirkuit yang berlokasi di kawasan GOR Sadurengas itu kini dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai akhir 2025.

Dengan semakin matangnya persiapan, Paser diharapkan tak hanya sukses menjadi tuan rumah Porprov, tetapi juga mampu memperluas potensi daerah sebagai pusat pengembangan olahraga prestasi dan rekreasi di Kaltim. (Dy)
Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *