
Balikpapan, Kaltimedia.com – Semangat dan harapan tampak di wajah ribuan pencari kerja yang memadati BSCC Dome Balikpapan, Rabu (23/7/2025). Bagi sebagian besar dari mereka, Job Market Fair 2025 bukan sekadar agenda tahunan — tetapi titik awal menuju masa depan yang lebih baik.
Digelar oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan, acara ini menghadirkan 101 perusahaan dari berbagai sektor, membuka 1.771 lowongan kerja untuk 58 posisi jabatan. Mulai dari industri perhotelan, makanan & minuman, perbankan, ritel, hingga logistik, semua tersedia di satu tempat.
“Kami berharap tahun ini tingkat serapan bisa naik hingga 60 persen. Kalau tercapai, ini akan jadi rekor baru,” ujar Ani Mufidah, Kepala Disnaker Balikpapan.
Yang membuat gelaran ini istimewa bukan hanya jumlah lowongan, tapi juga upaya mendorong inklusivitas. Dua perusahaan bahkan secara khusus membuka formasi untuk penyandang disabilitas.
Alfamart, misalnya, membuka peluang di sektor logistik untuk difabel daksa, sementara posisi barista untuk tunarungu juga mulai terbuka.
“Tidak semua difabel bisa disamakan kebutuhannya. Tapi langkah kecil seperti ini sangat berarti,” kata Ani.
Meski belum semua perusahaan menjalankan amanat Undang-Undang untuk merekrut minimal 1% tenaga kerja difabel, Disnaker terus mendorong dan mendampingi.Di luar stan-stan perusahaan, suasana terasa hidup. Pelamar muda berdiskusi langsung dengan tim HR, menyerahkan CV, bahkan menjalani wawancara awal di tempat. Ada yang datang berkelompok, ada yang sendirian membawa map dan harapan.
Seorang lulusan SMK jurusan tata boga tampak antusias setelah menjalani wawancara cepat dengan salah satu perusahaan F&B.
“Nggak nyangka bisa langsung dapat jadwal tes. Semoga lolos,” ujarnya sambil tersenyum.
Hingga siang hari pembukaan, jumlah pelamar yang hadir memang belum menyentuh angka seribu. Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya, hari kedua biasanya mencatat lonjakan jumlah pencari kerja hingga 2.000 orang.
Disnaker memastikan kesiapan panitia untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, sembari mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri dengan baik — dari pakaian rapi, CV lengkap, hingga kesiapan mental saat wawancara.
Sebagai kota jasa yang berkembang pesat, Balikpapan membutuhkan tenaga kerja di berbagai sektor. Job Market Fair bukan hanya menjadi ajang bertemunya pencari kerja dan pemberi kerja, tetapi juga simbol semangat ekonomi inklusif dan kolaboratif.
“Kami ingin Job Fair ini bukan sekadar acara, tapi ruang pertemuan antara harapan dan peluang nyata,” tutup Ani Mufidah. (Pcm)
Editor: Ang





