Program Beasiswa “Paser Maju” Terus Berjalan, Ribuan Pelajar dan Guru Terima Manfaat

Foto: Kepala Disdikbud Paser, Yunus Syam. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Sebagai bagian dari upaya mewujudkan 11 program unggulan “Paser Tuntas”, Pemerintah Kabupaten Paser terus melanjutkan program beasiswa melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Program ini menyasar siswa, mahasiswa, santri, hingga memberikan penghargaan bagi para guru berprestasi di desa-desa yang tergabung dalam wilayah Benuo Daya Taka.

Kepala Disdikbud Paser, Yunus Syam, menjelaskan bahwa program beasiswa ini telah berlangsung dan mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.

Selama lima tahun pelaksanaan, total penerima beasiswa di tingkat SD dan SMP mencapai 10.000 orang, dengan rata-rata 500 penerima setiap tahunnya.

Jenis beasiswa yang diberikan pun beragam, menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi penerima.

“Kami memberikan beasiswa bagi siswa yang kurang mampu, berprestasi di bidang akademik maupun olahraga, serta untuk mahasiswa dan santri,” ungkap Yunus.

Untuk nominalnya, penerima di tingkat SD mendapatkan bantuan sebesar Rp1 juta per tahun, SMP Rp1,5 juta, SMA Rp2 juta, santri Rp2 juta, dan mahasiswa sebesar Rp5,5 juta per tahun. Penyaluran bantuan ini telah diatur secara resmi dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 33 Tahun 2024.

Adapun jumlah penerima di jenjang SMA, mahasiswa, dan santri juga cukup besar, yakni 1.200 siswa SMA, 2.500 mahasiswa, dan 1.250 santri.

“Penyaluran beasiswa ini dilakukan setiap tahun, dan penggunaannya khusus mahasiswa juga telah diatur lebih rinci dalam Perbup tersebut,” tambahnya.

Tak hanya siswa dan mahasiswa, Pemkab Paser juga memberikan perhatian khusus kepada para tenaga pendidik melalui program penghargaan bagi guru-guru yang berdedikasi dan berprestasi.

Selama lima tahun ke depan, sebanyak 500 guru akan menerima penghargaan dengan berbagai kategori seperti guru inovatif, teladan, pemimpin pendidikan, pemberdaya komunitas, guru inspiratif, pendidik karakter, serta kreatif dalam seni.

“Setiap tahunnya, akan ada 25 guru terpilih untuk setiap kategori. Khusus guru yang bertugas di desa terpencil, jumlah penerimanya mencapai 100 orang,” jelas Yunus.

Setiap penerima penghargaan akan mendapatkan insentif sebesar Rp5 juta.

Penghargaan ini berlaku untuk guru di tingkat SD dan SMP, serta guru-guru kontrak dan guru di wilayah terpencil, sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian mereka di bidang pendidikan.

Melalui program ini, Pemkab Paser berharap seluruh penerima manfaat, baik siswa, mahasiswa, santri, maupun guru, dapat terus meningkatkan prestasi serta menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia unggul di Kabupaten Paser. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *