KONI-Bayan Championship II 2025 Resmi Ditutup, Diikuti Ribuan Atlet Muda dari Berbagai Daerah

Foto: KONI-Bayan Championship II 2025. Sumber: Istimewa.

Samarinda, Kaltimedia.com – Gelaran KONI-Bayan Championship II Tahun 2025 resmi ditutup pada Sabtu, 12 Juli 2025. Penutupan ditandai dengan pertandingan final cabang olahraga (cabor) sepak bola usia dini yang berlangsung di Lapangan Borneo FC Training Center, Kompleks GOR Kadrie Oening, Samarinda.

Acara penutupan dihadiri langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, yang turut didampingi oleh jajaran pengurus KONI, pihak Bayan Group selaku sponsor utama, serta Ketua KONI Kalimantan Timur, Rusdiansyah Aras, bersama jajarannya.

Turnamen yang digelar sejak 30 Juni hingga 12 Juli ini sukses menarik minat ribuan peserta dari berbagai daerah, khususnya dari Kalimantan Timur. Marciano menyampaikan apresiasinya atas antusiasme tinggi yang ditunjukkan para peserta, panitia, dan seluruh pihak yang terlibat.

“Saya memberikan apresiasi dan rasa hormat yang tinggi kepada pecinta sepak bola usia dini di Kaltim. Hampir dua ribu pemain usia dini ambil bagian dalam KONI-Bayan Championship II 2025,” kata Marciano, Sabtu (12/7/2025).

Dirinya menilai bahwa penyelenggaraan tahun ini jauh lebih baik dibandingkan edisi pertama. Berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, peningkatan terlihat baik dari segi jumlah peserta, kualitas pertandingan, maupun dukungan masyarakat.

“Ini adalah tahun kedua dan saya melihat banyak kemajuan. Kami berharap pada tahun depan, KONI-Bayan Championship III bisa digelar dengan skala yang lebih besar lagi, tentunya dengan dukungan dari Asprov PSSI Kaltim, para orang tua, dan peserta,” lanjutnya.

Marciano menekankan bahwa turnamen seperti ini sangat penting dalam proses pembinaan atlet usia dini.

Ia optimis bahwa dari ajang ini akan lahir bibit-bibit unggul yang bisa dikembangkan menjadi pemain profesional dan membawa nama baik Indonesia di kancah olahraga.

“Indonesia adalah negara yang mencintai sepak bola. Untuk bisa berprestasi, kita membutuhkan kompetisi sejak usia dini seperti ini sebagai fondasi utama,” tegasnya.

Berbeda dengan edisi pertama yang hanya mempertandingkan tiga cabang olahraga, KONI-Bayan Championship II tahun ini mencakup empat cabor, yaitu karate, taekwondo, pencak silat, dan ditutup dengan sepak bola.

Jumlah total atlet yang ikut serta mencapai 6.515 orang, mencerminkan tingginya animo dari masyarakat olahraga tanah air, terutama dari wilayah Kalimantan Timur.

Sebagai penutup, Marciano berharap event tahunan ini bisa terus berlanjut dan menjadi lebih baik ke depannya.

“Saya mohon doa dan dukungan agar KONI-Bayan Championship III di tahun 2026 bisa berjalan lebih baik dari tahun ini,” tutupnya. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *