
Pemain Borneo FC saat latihan di Stadion Batakan. (Sumber foto: Borneo FC)
BALIKPAPAN – Borneo FC belum bisa mengatasi permasalahan dalam urusan mencetak gol selama tiga pertandingan Liga 1. Hal ini bisa terlihat di pertandingan terakhir melawan PSIS Semarang di Stadion Batakan, Kota Balikpapan, Jumat (6/12/2024). Pesut Etam ditahan imbang Laskar Mahesa Jenar dengan skor 0-0.
Dengan catatan ini, puasa gol Pesut Etam semakin bertambah panjang. Sebab, sejak dua laga sebelumnya, mereka selalu gagal menjebol gawang lawan. Pieter berharap masalah ini bisa segera mendapatkan solusi.
“Hari ini adalah laga yang sulit bagi kami. Kami tidak memainkan permainan terbaik karena tim lawan bermain sangat terorganisir secara taktik. Kami menguasai bola dan menciptakan banyak umpan silang,” kata Pieter dalam konferensi pers yang dikutip dari Bola.com, Jumat (6/12/2024).
Bahkan, dalam laga tersebut Pieter berani menaruh bek Gabriel Furtado sebagai penyerang.
Menurut Pieter, Furtado merupakan pemain dengan kemampuan sundulan terbaik. Sayangnya, keputusan memainkan bek berusia 24 tahun ini juga masih belum membuahkan hasil.
“Alasannya simpel, kami ingin memainkan Furtado sebagai striker. Jadi, Diego harus masuk untuk menciptakan keseimbangan di pertahanan. Kami sudah memasukkan Ezzi dan Komang, jadi Diego jadi opsi selanjutnya,” ujarnya.
Sebelum bertanding, Pieter Huistra mengatakan anak asuhnya sudah siap dengan program latihan atas hasil evaluasi yang dijalan beberapa hari terakhir.
“Kami mempunyai waktu singkat setelah pertandingan terakhir. Jadi, kami harus dengan cepat memastikan bahwa semua pemain telah kembali dalam kondisi bagus. Saya rasa mereka telah melakukannya,” ucap Pieter, Kamis (05/12/2024).
Pelatih asal Belanda itu pun optimistis target meraih kemenangan pekan ini akan bisa dicapai atas penampilan para pemain yang maksimal.
“Laga kandang yang penting bagi kami untuk mengambil hasil disana, untuk bermain dengan baik, untuk membuat banyak peluang. Ini target kami untuk pertandingan ini,” ujarnya.
Sementara itu legiun asing Pesut Etam, Christophe Nduwarugira, mewakili rekan setimnya mengatakan bahwa persiapan Borneo sudah cukup baik, karena catatan evaluasi hasil pertandingan pekan lalu dibenahi semaksimal mungkin agar bisa mendapatkan hasil yang baik.
Untuk itu Ia bersama rekannya bertekad untuk memanfaatkan peluang yang ada agar bisa menciptakan sebuah gol.
“Saya rasa untuk besok, kami mempunyai waktu singkat untuk bermain melawan PSIS Semarang. Saya rasa ini hal baik bagi kami telah di sini cukup lama. Kami butuh beberapa peluang untuk besok. Dan untuk dua pertandingan terakhir, saya rasa kami bisa melakukan counter di pertandingan ini dan menghindari kekalahan di pertandingan kali ini,” katanya.
Pemain Timnas Burundi itu juga bertekad untuk meraih kemenangan dengan penampilan maksimalnya di Stadion Batakan.
“Kami harus bisa menciptakan momen untuk menciptakan gol. Saya rasa besok kami akan melakukan segala cara untuk memastikan kami bisa menciptakan gol,” ujarnya. (dy)





