Persiapan Popnas, Dispora Kaltim Bakal Kembali Seleksi Atlet

Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Dispora Kaltim), akan kembali melakukan seleksi atlet kelahiran tahum 2008, untuk dipersiapkan menghadapi ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang akan digelar pada 2025 di Aceh dan Sumut.

SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Dispora Kaltim), akan kembali melakukan seleksi atlet kelahiran tahum 2008, untuk dipersiapkan menghadapi ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang akan digelar pada 2025 di Aceh dan Sumut.

Diketahui seperti cabor sepakbola yang berhasil lolos dalam ajang perebutan tiket kelolosan Pra Popnas 2024 di Kendari, sebagian pemain kelahiran 2007. Sehingga, sesuai dengan regulasi yang ada, maka harus kembali mencari atlet lain untuk menyesuaikan dengan batasan usia tersebut.

Untuk itu, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman, menyebutkan bahwa pihaknya akan menyeleksi atler sepakbola melalui kejuaraan yang akan digelar nantinya.

“Makanya tahun 2025 kita melaksanakan kejuaraan Piala Gubernur, Piala Soeratin U15-U17, sehingga kita pantau talent mana yang bisa mengganti usia kelahiran 2007,” ucap Rasman, Selasa (26/11/2024).

Selain itu dalam ajang Piala Gubernur Kaltim U-15 yang usai terselenggara beberapa pekan lalu, juga menjadi ajang untuk seleksi. Sehingga nantinya akan ada beberapa pemain yang dipanggil pihaknya untuk mengikuti tahapan seleksi.

“Karena nanti tahun 2025 itu kan kelahiran 2008. Termasuk memantau atlet-atlet hasil Piala Gubernur kemarin kan usia 15, nah nanti 2025 mereka sudah 16 tahun usianya. Pasti ada yang bagus disitu, nggak mungkin tidak ada,” ujarnya menjelaskan.

Kemudian, Rasman menyebut melalui kejuaraan-kejuaraan lainnya juga akan menjadi bahan untuk seleksi penggawa Benua Etam yang berkualitas.

“Termasuk nanti kalau ada kejuaraan U17, maka salah satu cara kita menyeleksi ya melalui kejuaraan itu,” katanya.

Untuk itu Rasman berharap dari kejuaraan Piala Gubernur Kaltim yang akan digelar sepanjang 2025 mendatang, bisa sesuai waktu yang ditentukan untuk menyeleksi atlet sebelum Popnas bergulir.

“Mudah-mudahan Popnasnya dilaksanakan di akhir tahun, sehingga kita susah selesai menggelar kejuaraan dan kita sudah menyeleksi atlet, kemudian itu yang bisa kita jadikan salah satu cara untuk menyeleksi atlet yang ada ini,” ujarnya Rasman berharap.

Meskipun atlet yang kelahiran 2007 ini akan diganti pada penyelenggaraan Popnas 2025 mendatang karena faktor regulasi usia, namun Rasman tetap bersyukur nomor tanding sudah lolos sesuai dengan harapan dan target yang dicanangkan sebelumnya. (Adv)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *