
PENAJAM PASER UTARA – Dalam Reses Masa sidang I Tahun 2024 DPRD PPU tanggal 26 Oktober 2024 lalu, Mahyuddin, Anggota DPRD PPU mencatat mengenai keluhan masyarakat terkait jaringan listrik. Mahyuddin yang berasal dari Partai Gelora itu menyebut penyampaian masyarakat dalam reses tersebut mengeluhkan jaringan listrik di gang family RT.09 Nipah – nipah.
Disana, tegangan Listrik tidak normal dan kurangnya jaringan TR hingga sambungan rumah pada KWH meter milik warga gang family.
“Dititip dirumah warga yang dekat dengan jaringan TR sehingga kabel SR kerumah-rumah warga terbentang hingga 200 s/d 300 meter. sehingga ada penurunan tegangan daya untuk konsumsi listrik di wilayah tersebut,” ungkapnya.
Rupanya keluhan yang sama juga disampaikan warga RT.16 Kelurahan Gunung seteleng tegangan diwilayah SMPN 22, Pusban, kantor Lurah Gunung Seteleng dan beberapa rumah warga mengalami penurunan tegangan. Menindaklanjuti hal tersebut, Mahyuddin pun melakukan pertemuan Kepala PLN Unit Penajam, Santok Supiyanto guna menyampaikan permasalahan tersebut.
“Dari pertemuan tersebut pihak PLN Unit Penajam telah melakukan survey secara langsung ke lokasi yang dimaksud dan sesuai arahan Kepala Unit untuk mengajukan permohonan tertulis kepada PLN ULP Petung, ucap Mahyuddin.
Sementara itu, pihak PLN mengatakan masih akan dikoordinasikan terkait permasalahan tersebut.
“Karena proses kami dari pihak PLN itu secara administrasi akan dikordinasikan ke PLN UP3 Balikpapan bahwa daerah tersebut butuh penanganan segera dan akan ditindaklanjuti dengan menyiapkan material kebutuhan seperti pengadaan tiang, Kabel TR dan Trafo,” jelas Santok.
Dalam kesempatan itu, Andi Surtiani selaku Lurah Gunung Seteleng meminta kepada DPRD dan Camat Penajam untuk melakukan penambahan Anggaran Tambahan Daya dan jaringan listrik Kantor agar lebih optimal dalam pengoperasian alat-alat kantor.
“Ketersediaan jaringan dan normalnya kembali tegangan listrik secara fisik sudah bisa digunakan nantinya,” sebutnya. (Ar)



