
Aceh – Kontingen Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), kembali mendapatkan pundi-pundi medali emas melalui cabor angkat berat, dalam pertandingan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang bergulir pada Senin (16/09/2024), di GOR PABBSI, Komplek SHB, Banda Aceh.
Torehan emas angkat berat tersebut merupakan lifter unggulan Kaltim yakni Widari, yang bertanding pada kelas 47kg. Di mana dirinya juga sekaligus meraih rekor nasional dan PON edisi kali ini dengan total angkatan 505kg.
Untuk perak sendiri diraih dari Riau yakni Risa Octaviani dengan total angkatan 470kg, sedangkan perunggu dari Lampung yakni Dwi Mardiana dengan total angkatan 405kg.
Atas raihan ini membuat Pelatih Angkat Berat Kaltim, Susanto merasa bangga dan bersyukur. Hanya saja medali ini diupayakan pada kelas lain yang juga berpotensi medali emas.
“Alhamdulillah sesuai target, kita sudah dapat satu emas. Tapi kita akan berusaha di nomor lain agar bisa meraih emas lagi. Yang terpenting target kita sudah terpenuhi dulu,” ucap Susanto.
Sementara itu, Widari juga merasa bersyukur karena bisa kembali berkontribusi dengan mempersembahkan medali emas untuk Kaltim.
“Alhamdulillah bisa dapat emas di PON kali ini. Ini emas ketiga saya di PON, terima kasih kepada pelatih dan semua yang telah mendukung saya sampai sejauh ini,” ujar Widari, singkat.
Selain itu juga kabar baik datang dari Aceh melalui cabor layar, di mana hari yang sama juga mampu meraih 2 medali emas.
Sehingga layar sudah mengoleksi 3 medali emas, 4 perak dan 5 perunggu. Torehan tersebut kembali membuat Layar Kaltim keluar sebagai juara umum pada PON kali ini. (Dy)



