
SAMARINDA – Sejatinya Provinsi Kaltim memiliki daerah yang berpotensial sebagai destinasi wisata. Hanya saja daerah-daerah tersebut belum dikembangkan secara maksimal.
Melihat hal tersebut, Wali Kota Samarinda, Andi Harun optimis dengan terbangunnya Teras Samarinda, akan menjadi salah satu pilihan tempat wisata dan rekreasi, bukan hanya masyarakat Samarinda, namun luar daerah juga.
Bahkan Andi Harun berharap, Pemerintah Pusat bisa ambil bagian dalam mengembangkan sektor pariwisata tersebut. Dalam hal ini yang menjadi keunggulan adalah Sungai Mahakam.
“Bahkan nanti jika bisa bekerjasama, akan kita kembangkan daerah-daerah lain seperti di Kukar, Kubar, dan lainnya. Jadi kita harus tingkatkan kerjasama antar daerah. Jadi itu sebabnya tadi saya minta agar difasilitasi oleh Pemerintah Pusat, agar mereka bisa menjembatani koneksivitas sektor pariwisata kita ini khususnya basisnya Mahakam,” ungkapnya.
Terkait progres Teras Samarinda, yang membentang dari depan Bank BTN hingga Korem 091/Aji Surya Natakesuma, Andi Harun bahwa saat ini tahap pertama pembanguna Teras Samarinda sudah selesai. Sebutnya, tahap kedua pembangunan Teras Samarinda ini akan selesai pada tahun depan.
“Mudah-mudahan tahap 2 ini bisa diintegrasikan dengan biang lala, biang lala tidak mahal kok, yang paling bagus itu bisa dapat sekitar Rp. 8 Miliar. Cuma kita harus tunggu dulu selesai Teras Samarinda ini, jadi semakin banyak alternatif bagi warga untuk tidak perlu lagi keluar daerah harus berlibur dengan biaya mahal, mencari tempat menarik di kota-kota lain karena di Samarinda sudah punya,” jelasnya.
Nantinya Teras Samarinda juga akan berbasis digital dalam hal pendaftaran pengunjung. Hal ini juga guna mendongkrak retribusi daerah secara digital agar lebih transparan.
“Kita ingin bangun Teras Samarinda ini berbasis digital jadi pengunjungnya nanti pendaftarannya lewat digital, pembayarannya jika dibutuhkan retribusi lewat digital, semuanya transparan,”tambahnya.
Tidak hanya itu, untuk perkembangan Teras Karang Mumus, yang letaknya juga tepat disamping Sungai Karang Mumus, yang juga masih dalam proses pengerjaan.
“Ini kan kita mulai benahi Karang Mumus, setelah pembenahan River Bank nya atau bantarannya, nanti kita akan angkat beberapa jembatan yang draft nya sangat dekat dengan air nanti kita akan angkat jembatannya, sehingga jenis kapal kecil bisa itu melintas secara leluasa dibawah jembatan, dan itu bisa menjadi kawasan wisata bagi masyarakat dengan menggunakan perahu berbadan kecil, nanti mudah-mudahan bisa sampai ke Pampang,” ungkapnya lagi.
Terkait target rampungnya, sebutnya ini menjadi rencana jangka panjang. Bahkan Andi Harun menyatakan bahwa perencanaan pembangunan berkelanjutan ini diharapkan dapat dilanjutkan walaupun telah berganti kepemimpinan.
“Tentu tidak bisa selesai semua dalam masa pemerintahan kami ini, tapi kita berharap perencanaan pembangunan kita itu berkelanjutan, sudah tidak zamannya lagi tiap terjadi pergantian kepemimpinan berganti lagi visi-misi berganti lagi program nanti tidak nyambung. Jadi ini bukan karya saya, tapi ini karya bersama, akan disambung terus, dilanjutkan terus sampai kemudian tuntas,” serunya.
Andi Harun meminta doa dan dukungan masyarakat Kota Tepian agar nantinya semua yang dikerjakan dapat berjalan lancar. Apalagi sebutnya hal ini dilakukan untuk memajukan Kota Samarinda.
“Selebihnya adalah dukungan masyarakat, karena wisatawan itu butuh melihat kebersihan, keamanan, kenyamanan, Insyaallah kita akan sampai pada dimana Mahakam ini beserta seluruh anak sungainya, tidak hanya sebagai sumber ekonomi negara, Kaltim dan Samarinda, tetapi juga menjadi kawasan yang mendapatkan manfaat secara luas bagi kita ini,” ungkapnya. (As)





