KONI Kaltim Gelar Rakerprov, Gubernur : Olahraga Kaltim akan Berjaya Lagi

Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (KONI Kaltim) menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) pada Selasa (19/9/2023) di Hotel Aston Samarinda.

SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (KONI Kaltim) menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) pada Selasa (19/9/2023) di Hotel Aston Samarinda. Rakerprov 2023 ini membahas mengenai babak kualifikasi yang masih menyisakan beberapa cabor, kemudian inti pokol pembahasan yakni persiapan Kaltim menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 tahun 2024 di Aceh dan Sumut mendatang.

Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Pusat, Sudarmo yang turut hadir mewakili, dalam sambutannya sangat mengapresiasi olahraga di Benua Etam. Apalagi Ia mengapresiasi dalam ajang internasinal selalu berkontribusi terhadap negara, bahkan menyumbangkan medali.

“Kami ucapkan selamat dan penghargaan yang tinggi kepada atlet Kaltim yang telah menyumbangkan 8 medali emas 4 perak dan 5 medali perunggu pada Sea Games di Kamboja, ini prestasi yang luar biasa bahwa Kaltim tidak pernah absen memberikan kontribusi kepada negara dan bangsa Indonesia,” ucap Sudarmo.

Sementara itu Gubernur Kaltim, Isran Noor dalam sambutannya menyampaikan sejak menjadi tuan rumah PON 2008 lalu, Kaltim berjaya di prestasi olahraganya dan di bidang lain. Apalagi di luar pulau Jawa, Kaltim cukup disegani daerah lain.

“Rangking Kaltim kalau di pulau Jawa kita kalah, tapi kalau diluar Jawa ora (tidak) ada yang bisa tandingi. Biar jumlah penduduknya sedikit, tapi Kaltim hebat, produktifitasnya tinggi dalam bidang apa saja,” ucapnya Isran Noor dalam sambutan.

Meski kalah dari Bali pada PON yang lalu, namun Isran menyebutkan Kaltim bisa kembali meraih kejayaan olahraga menatap multi event akbar tanah air 2024 yang akan datang.

“Kemarin kita kalah dengan Bali pada PON 20 di Papua, itu kesalahan teknis. Karena beberapa cabor kita di akalin orang lain, seperti Taekwondo di culasi (curangi), tapi tidak apa. Artinya di PON 2024 di Aceh-Sumut nanti kita pasti akan berjaya lagi di luar pulau Jawa,” katanya.

Ketua Umun KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras menerangkan kontingen Kaltim dipastikan pada Maret 2024 sudah masuk dalam pemusatan latihan daerah (Puslatda).

Namun bagi atlet yang lolos non medali di Pra PON masih dalam tahap pertimbangan, sebab perlu melakukan perhitungan anggaran yang ada.

“Nanti kita pertimbangkan, masa rangking 9 kita berangkatkan paling tidak 4/5 tapi itu nanti kita pertimbangkan. Kalau anggaran kita cukup kenapa tidak, tapi kita prioritaskan yang medali dulu terhadap yang itu kita pertimbangkan makanya mengantar saya di sidang pleno senang kan itu maksudnya,” ujar Rusdiansyah kepada awak media.

Dalam rangkaian kegiatan pelaksanaan Rakerprov KONI Kaltim, juga turut memberikan pin emas berlogo KONI kepada 9 tokoh olahraga dan 3 atlet berprestasi di Kaltim sebagai bentuk pengharagaan.

Selain itu juga secara simbolis menyerahkan bonus bagi atlet peraih medali di ajang Pra PON dengan nilai medali emas 15 juta, perak 7.5 juta dan perunggu 5 juta. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *