
SAMARINDA – Kontingen Pencak Silat Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil loloskan 9 atletnya dan zona medali dalam ajang babak kualifikasi PON yang sudah terselenggara di Solo pada Rabu (13/09/2023) lalu.
Pra PON yang pertama dilaksanakan secara nasional ini, Kaltim mengoleksi 3 kepingan medali emas, 3 perak dan 2 perunggu. Untuk Iqbal Chandra Pratama, sudah lolos sejak awal karena mendapatkan wild card berkat raihan medali di Sea Games, sehingga dihitung medali emas.
Wakil Ketua IPSI Kaltim, Ego Arifi sangat mengapresiasi perjuangan para pendekar Benua Etam selama pertandingan.
“Mereka daya juangnya luar biasa karena baru kali ini juga event tingkat nasional. Anak-anak Silat dari Kaltim memberikan kontribusi untuk Kaltim dan semangat yang luar biasa. Tentunya kami atas nama Pengprov IPSI Kaltim memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya,” ucap Ego kepada media.
Dari hasil ini Ego berharap bisa dipertahankan dan jika bisa ditingkatkan medali emasnya, menatap pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 di Aceh-Sumut mendatang.
“Mudah-mudahan ini bisa dipertahankan nanti pada PON 2024,” katanya.
Kemudian capaian 3 medali emas ini sangat diapresiasi, sebab Ego menyebutkan bahwa Pengprov menargetkan 2 medali emas. Namun berkat usaha dan kerja keras para atlet, sehingga membuahkan hasil maksimal menghadapi PON yang akan datang.
“Hasil ini diluar target. Target kami minimal 2 emas untuk kejurnas. Tetapi untuk perolehan kami sadar. Tapi alhamdulilah dapat 3, kemudian ada Iqbal otomatis emas, berarti 4 emas kami peroleh,” ujar Ego.
Ego menerangkan sebelumnya dalam Pra PON skala nasional yang dilaksanakan pertama kali ini, atlet merasa ragu lantaran adanya sistem atau regulasi pertandingan yang baru. Namun setelah dilihat saat pertandingan, membuat nyaman para pendekar untuk dapat tampil maksimal dan kemudian akan dievaluasi kedepannya. (Dy)





