
Kutai Kartanegara, Kaltimedia.com – Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin angkat bicara mengenai gossip miring Pulau Kumala yang dianggap berbahaya dan kurang menarik bagi wisatawan. Dikonfirmasi secara terpisah, Rendi mengatakan, saat ini pihaknya tengah menggodok sejumlah strategi membangkitkan kembali wisata di Pulau Kumala.
Dimulai dari perbaikan fasilitas hingga wahana yang disajikan kepada para pengunjung.
“Pulau Kumala sangat luar biasa, dan ini merupakan salah satu destinasi kebanggaan kita bersama,” katanya, Rabu (28/6/2023) pagi.
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, meskipun Pulau Kumala tengah menjadi bahan obrolan di media sosial (medsos), dirinya tetap optimis menjadikan destinasi tersebut sebagai magnet untuk visit ke Tenggarong. Selain itu, dalam dua tahun terakhir dunia telah dilanda pandemic Corona sehingga sejumlah sektor pun terkena imbasnya, begitu pula dengan destinasi wisata yang harus terpaksa tutup.
“Semenjak Covid, ada beberapa fasilitas yang rusak. Pelan-pelan kita perbaiki dan sudah masuk dalam anggaran untuk pengembangan di Pulau Kumala,” ungkapnya.
Menurut informasi yang telah dikumpulkan, pada liburan Idul Fitri tahun 2023 pengunjung di Pulau Kumala mencapai 3 ribu lebih. Hal ini membuktikan, bahwa destinasi tersebut masih menjadi salah satu favorit para wisatawan.
Tambahnya lagi, saat ini sedang menunggu para investor untuk melakukan pengembangan dari skala kecil, seperti membangun waterbomb mini, yang dimulai pada tahun ini.
“Kita ingin seluruh tempat wisata di Kukar bangkit kembali, termasuk di Pulau Kumala. Ya, sambil menunggu investor, pengembangan kecil akan kami lakukan,” jelasnya.
“Sekali lagi, anggapan Pulau Kumala ini adalah pulau terlarang untuk dikunjungi tidaklah benar. Kami dari Pemkab Kukar bertekad untuk mengembangkan fasilitas penunjang lainnya guna menarik wisatawan,” sambung Rendi. (Ang)





