
SAMARINDA – Kecelakaan menimpa kontingen Penajam Paser Utara (PPU) pada Kamis (17/11/2022) kemarin. Bus yang ditumpangi oleh cabor Taekwondo PPU, terguling dan jatuh kedalam jurang, di kawasan Kecamatan Kelay, Berau.
Melihat kejadian tersebut, mewakili KONI Kaltim, Ego Arifin yang menjabat sebagai Wakil Ketua I mengucapkan rasa prihatinya kepada kontingen yang mengalami musibah dijalan.
“Melihat kondisi hari ini, kita prihatin dengan kondisi itu. Tentunya kita atas nama KONI Kaltim ikut merasakan kepedihan atlet, kontingen, keluarga, orang tuan dan semuanya. Mudah-mudahan aja bisa lapang dada semua dan diberikan kekuatan,” ucapnya.
Dirinya berharap, kedepan PB Porprov bisa menjadikan musibah ini suatu pelajaran untuk segera melakukan koordinasi kepada pihak kepolisian atau keamanan yang bisa membantu kontingen dari luar Berau selama perjalanannya.
“Harapan kita memang supaya teman-teman dari PB Porprov itu bisa dijadikan pelajaran ini. Kemudian PB Porprov bisa bekerjasama dengan pihak kepolisian atau keamanan yang bisa membantu di jalan,” harapnya.
Lebih lanjut, menurut Ego Arifin jika PB perlu menambah rasa aman dan nyaman bagi kontingen yang menuju Berau dengan komunikasi kepada tim keamanan di kawasan yang rawan terjadi kecelakaan.
“Setidaknya bisa berkomunikasi, bisa mengawasi koordinasi terhadap kontingen yang lewat, khususnya di daerah-daerah yang rawan,” ujarnya.
Ego juga berangkat menuju Berau guna melakukan komunikasi kepada PB dan mengunjungi kontingen PPU yang mengalami insiden.
“Kaitannya dengan itu, saya dapat instruksi dari Ketua bahwa segera besok kesana untuk menyampaikan itu. Jadi bukan imbauan dari media saja, tapi segera besok diinstruksikan kesana, komunikasi dengan pihak yang terkait,” terangnya.
Ego sangat mengharapkan jika insiden ini menjadi pertama dan terakhir bagi seluruh kontinhen yang akan berlaga di Berau nanti.
“Mudah-mudahan kedepan tidak ada lagi terjadi insiden, kemudian kontingen-kontingen yang lewat di daerah yang rawan itu bisa sedikit aman kalau ada teman-teman dari pihak keamanan atau kepolisian,” harapnya. (ren)





