
SAMARINDA – Pelantikan tahap pertama Bupati/Walikota yang sudah terpilih pada pilkada 2020 lalu, nantinya akan dilaksanakan pada Jumat (2602/2021) jika tidak adanya kendala.
Hal tersebut seperti yang disampaikan Kepala Biro Humas Setdaprov Kalimantan Timur (Kaltim) HM Syafranuddin, mengatakan pelantikan kepala daerah tahun ini terasa berbeda. Karena pelantikan kali ini dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Sehingga berdasarkan perintah Gubernur Kaltim, pelantikan nantinya akan dilakukan secara virtual.
Hal tersebut agar mencegah terjadi adanya kerumunan massa dan mengurangi potensi penularan virus Covid-19.
Ia mengatakan pelantikan tersebut akan terlaksana jika Surat Keputusan Mendagri sudah keluar.
“Semoga SK keluar sebelum tanggal 26 Februari,” ucapnya, Jumat (23/02/2021).
Lebih lanjut, nantinya ke tujuh daerah tersebut akan dilantik secara serentak. Bahkan Gubernur Kaltim Isran Noor akan memimpin langsung pelantikan yang dilakukan di Lamin Etam secara virtual.
Namun, terkhusus Kabupaten Mahulu pelantikan dilakukan langsung di gedung Lamin Etam, karena mengkhawatirkan adanya gangguan jaringan internet saat pelantikan Jumat besok.
“Ya (pelantikan) virtual. Hanya mahulu saja di Lamin Etam karena internet sering gangguan,” ujarnya.
Dalam pelatikan serentak tersebut, ada sebanyak sembilan Kepala Daerah yang sudah melakukan pilkada pada 2020 lalu. Diantaranya yakni Kota Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kabupaten Paser, Kukar, Kutim, Kubar, Mahulu dan Berau.
Untuk Kepala Daerah yang akan dilantik Jumat besok, Kota Samarinda, Mahakam Ulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim), Berau dan Paser. Setelah itu Kutai Barat 19 April 2021 dan Balikpapan 30 Mei 2021. Hal tersebut disesuaikan dengan masa akhir jabatan Kepala Daerah. (pry)
Editor: (dy)





