
BALIKPAPAN – Hingga saat ini, kasus positif Covid-19 di Kota Balikpapan belum mengalami penurunan dan bahkan terus melonjak. Akibatnya, keterisian rumah sakit rujukan untuk pasien yang terpapar terus bertambah.
Berdasarkan data yang disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty, kondisi terakhir rumah sakit rujukan Covid-19 hanya tersisa 42 tempat tidur.
“Jumlah tempat tidur seluruhnya ada 447, dan yang terisi 405. Jadi tersisa 42. Kemudian untuk jumlah ICU 37 tempat tidur, terisi 33. Tersisa empat, tapi tiga diantaranya ICU untuk anak bukan untuk dewasa,” katanya, Jumat (15/1/2021).
Karenanya, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan akan melakukan langkah antisipasi. Mulai dari perluasan tempat tidur hingga pengadaan rumah sakit darurat nantinya.
“Antisipasinya apakah kita nanti perluasan tempat tidur, atau kita mulai memikirkan Embarkasi Haji bisa kita tingkatkan menjadi rumah sakit darurat. Itu sedang kita bahas,” jelasnya.
Pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk menjalankan betul kebjikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah mulai dilaksanakan per tanggal 15 Januari 2021 ini.
“Saya mohon agar benar-benar tertib demi kebaikan kita semua. Saya sampaiakan kepada masyarakat kondisi rumah sakit kita sangat rentan sekali, sangat penuh. Kapasitasnya tinggal beberapa,” ucapnya. (pcm)





