
BALIKPAPAN – Irwan Fecho, resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kaltim oleh Ketua Umum Partai Demokrat, yaitu Agus Yudhoyono (AHY). Hal tersebut diumumkan oleh AHY, melalui media sosial instagramnya (@agusyudhoyono) pada Kamis (20/1/2022).
Jelas AHY, pemilihan Ketua DPD PD Kaltim telah melalui serangkaian proses, diantaranya Fit and Proper Test. Penentuan hasil dari Fit and Proper Test untuk PD Kaltim sendiri dilakukan pada 14 Januari 2022 lalu setelah terlaksananya agenda pemilihan DPD PD DKI Jakarta.
“Setelah DKI Jakarta, agenda Fit and Proper Test selanjutnya adalah untuk calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Provinsi Kalimantan Timur yang dilaksanakan hari Jum’at (14/1) yang lalu,” tulisnya.
Tambahnya, untuk proses pemilihan Ketua DPD Demokrat Kaltim telah melalui dinamika tersendiri. Pihaknya juga melihat komitmen dan integritas dari masing-masing calon ketua.
Hal ini lah yang menurut AHY menjadi pertimbangan sehingga menetapkan Irwan sebagai Ketua DPD PD Kaltim untuk periode selanjutnya.
“Komitmen dan Integriras kita dalam berdemokrasi tetap menjadi tumpuan kita dalam merawat & menjalankan organisasi. Untuk itu, Bung Irwan, yang saat ini merupakan anggota DPR RI Fraksi Demokrat dari Dapil Kaltim, kami tetapkan sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim,” ungkapnya.
Menurut AHY, Irwan telah menunjukkan komitmen dan keseriusannya untuk memajukan Partai Demokrat Kaltim. AHY pun berpesan agar kader Demokrat di Kaltim bisa lebih solid dalam kepengurusan yang baru nantinya.
“Saya mengamanahkan kepada Bung Irwan untuk senantiasa menjaga moril pasukan dan terus mengokohkan fondasi kekuatan PD di Kaltim. Soliditas yang ada di antara para kader, baik itu di jajaran ketua-ketua DPC dan pengurusnya, maupun kader-kader kita lainnya di lapangan, adalah kunci kebangkitan Demokrar di Kaltim. Kita harus terus solid dan tetap jaga kekompakan untuk persiapan kita menghadapi Pemilu 2024 nanti,” serunya.
Seperti diketahui bersama, sejatinya ada dua calon ketua untuk DPD PD Kaltim yang mendaftarkan diri, yaitu Irwan Fecho dan Abdul Gafur Mas’ud atau biasa disapa AGM. AGM sendiri merupakan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) yang saat ini tengah tersandung kasus suap usai kedapatan OTT oleh pihak KPK pada 12 Januari 2022 lalu. (ar)





