
SAMARINDA – Pencanangan Training Camp (TC) Sentralisasi atau Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) KONI Kalimantan Timur, sebagai langka persiapanya sebelum berlaga pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 pada bulan Oktober tahun 2021 di Papua mendatang, telah resmi berjalan dari tanggal 8 Juli hingga 2 Oktober 2021.
Peresmian Pencanangan Puslatda ini telah dibuka secara langsung oleh Gubernur Provinsi Kaalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor, pada apel pencanangan Puslatda, Rabu (07/07/2021), di halaman kantor KONI Kaltim, Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda.
Orang nomor satu di Kaltim tersebut dalam sambutannya menyampaikan harapannya untuk seluruh atletnya agar dapat memberikan hasil yang maksimal pada PON di Papua mendatang.
“Semoga kegiatan ini akan diberikan kemudahan kelancaran untuk kita semua, berhasil menorehkan sejarah baru dalam mendapatkan kesempatan emas pada PON ke-20 di Papua,” ucap Isran Noor kepada Kontingen Kaltim.
Lebih lanjut, Isran juga mengucapkan segenap insan Pemprov dan masyarakat Kaltim khususnya untuk memberikan doa serta dukungan penuh kepada kontingen agar bisa membawa hasil terbaiknya ke Bumi Etam pada PON nanti.
“Masyarakat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggantungkan harapan dan sekalian memberikan dukungan, doa restu kepada tim, atlet yang akan melaksanakan Pemusatan Latihan Daerah menjelang PON dan mengharapkan sekalian dukungan dan doa untuk keberhasilan kontingen Kaltim dalam mencapai prestasi emas di Papua yang akan datang,” harapnya.
Mengingat saat ini kota Samarinda sedang melaksanakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), selama menjalani Puslatda, para atlet ini diharapkan untuk selalu menerapkan Prokes yang ketat dan taat akan aturan yang sudah ditetapkan oleh pihak Pencanangan Puslatda, agar dapat menekan angka penyebaran virus.
Sementara itu Ketua Umum KONI Kaltim, Zuhdi Yahya dalam sambutannya menyampaikan selama atlet menjalani Puslatda, nantinya akan ada beberapa program yang harus dijalani, salah satunya pelaksanaan Try Out.
“Program-program kegiatan yang akan dilaksanakan, tentu peningkatan fisik, teknik, taktik strategis danmental atlet. Pra PON, Training Camp (TC) dan lainnya. Sebelum pemusatan TC juga melakukan Vaksinasi, Swab antigen dan menerapkan protokol kesehatan ketat,” jelas Zuhdi.
Dari 36 cabor yang diikuti, terdiri dari 369 atlet, 98 pelatih, 16 official teknik dengan total 483 orang. Yang dimana tempat pelaksanaan Puslatda dibagi menjadi beberapa daerah, diantaranya yakni Kota Samarinda 366 orang, Kutai Kartanegara 25 orang, Balikpapan 32 orang, Berau 20 orang, sedangkan yang diluar Kaltim ada sebanyak 24 orang. (dy)
Editor: (dy)





