Untuk Meningkatkan Daya Produksi, Gubernur Kaltim Berikan Bantuan Kepada Petani

Gubernur Kaltim Isran Noor berikan bantuan pertanian di desa Sumberbangun, Kutai Barat. (pry)

SAMARINDA – Dalam agendanya melakukan kunjungan kerja dengan memanen cabai di Kampung Sumberbangun, Kecamatan Sekolaq Darat, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) pada Jumat (11/06/2021), Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor memberikan bantuan berupa bibit holtikultura, traktor mini dan sepeda kepada kelompok tani di daerah tersebut.

Namun dalam pemberian bantuan tersebut, orang nomor sati di Kaltim ini sempat melemparkan pertanyaan gurauan yang membuat para petani tertawa. Alasan Isran sendiri memberikan bantuan sepeda ini agar kelompok tani lebih mudah menuju lokasi pertanian mereka.

“Siapa yang belum punya sepeda? Angkat tangan yang perempuan. Kalau bapak-bapaknya yang dapat nanti tidak ketahuan kalau keluar,” ujar Isran.

Sementara itu dari salah satu anggota tani, Naftalia mengucapkan sangat berterimakasih atas bantuan dari pemprov. Karena menurutnya dengan adanya bantuan tersebut dapat meningkatkan produksi pertanian di kampungnya.

Gubernur Kaltim Isran Noor yang juga sebelumnya menyempatkan berkunjung ke area pertanian cabai dan melakukan panen cabai. Sehingga menurutnya pertanian menjadi sumber utama pendapatan di Kaltim. Bahkan ia optimis sektor pertanian bisa menjadi pendapatan utama selain tambang.

“Tapi kalau orang bertanam cabai sekarang ini baru orang panen di sini tentu kurang nyaman karena baru tanam. Tapi yakinlah produk yang dihasilkan dalam produk komoditas pangan tidak sia-sia. Orang berpikir sia-sia dia akan menghadapi kesia-siaan dalam hidupnya,” ucapnya.

Bahkan usaha sektor pertanian tidak membuat seorang petani merugi. Karena tanaman holtikultura yang tidak terjual bisa kembali memberikan manfaat bagi alam. Seperti menjadi pupuk bagi hasil pertanian yang tidak terjual ke masyarakat.

“Termasuk buah-buahan ketika tidak laku dijual dia manfaatkan menghasilkan karbon. Paling tidak menghasilkan karbon oksigen yang lepas di atmosfer diserap permukaan bumi menjadi kebutuhan masyarakat baik masyarakat di sini maupun di luar,” terangnya.

Lebih lanjut Isran beranggapan bahwa tanah di wilayah Kabupaten Kubar ini sangat cocok untuk pertanian. Karena dari kondisi tanah yang ia lihat memiliki kandungan humus yang tinggi dan dapat membuat tanaman tumbuh subur.

“Rambutan pula banyak tapi daunnya lebat daunnya banyak kemudian buahnya jatuh tidak termakan apalagi masam buahnya dia jatuh tanpa apa-apa menghasilkan membaiki lahan subur, humus. Jadi tidak sia-sia banyak pahalanya orang berkebun jadi jangan khawatir,” tandasnya. (pry)

Editor: (dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *