
BALIKPAPAN – Forum guru dan tenaga kependidikan honorer melakukan audensi dan diskusi dengan Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono pada Senin (5/4/2021) lalu. Kedatangan mereka juga untuk meminta pendapat dari DPRD Kota Balikpapan terkait program pemerintah yaitu perekrutan sejuta guru.
“Ya, kawan-kawan dari forum guru dan tenaga pendidik honorer bertemu, yang pada dasarnya audensi ke DPRD dan minta arahan serta pendapat terkait penjelasan program pemerintah yaitu pengadaan perekrutan sejuta guru,” ungkapnya Rabu (7/4/2021).
Menurutnya dalam perekrutan tersebut, nantinya honorer akan diprioritaskan dalam perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun dengan beberapa syarat, mulai dari masa pengabdian, masuk dalam daftar Forum dan Dinas Pendidikan, serta memiliki sertifikasi.
“Itu untuk guru yang sudah mengabdi sekian tahun. Diaturan sebenarnya yang jadi persyaratan itu ketika sudah terdaftar, kalau 1 tahun dan belum masuk daftar ya belum bisa. Persayaratan terkait sertifikasi , juga guru honorer K2, yang tersisa dan belum terangkat. Nah disini punya kesempatan diangkat,” jelasnya.
Tambahnya, untuk kebutuhan jumlah formasi peneriman PPPK itu akan berfokus pada tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Juga kedepan akan diajukan oleh Pemkot Balikpapan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah.
“Sesuai aturan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014,bahwa SMA SMK kewenangan Provinsi, jadi mereka yang ajukan, Pemkot hanya SD dan SMP. Nanti Balikpapan melalui Dinas Pendidikan, serta Badan Keuangan Daerah (BKD) akan mengajukan sesuai kemampuan keuangan daerah juga. Semoga kesejahteraan dan perlindungan guru terwujud dalam PPPK tersebut,” serunya. (ar)





