Kurangi Wilayah Tanpa Sinyal, Pemkab PPU Usahakan Internet Satelit

Pranata Komputer Bidang Aplikasi Informatika dan Persandian ( (AIP), Diskominfo PPU, Teguh Prayitno.

PENAJAM PASER UTARA – Memasuki era informasi yang semakin masif, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU telah mengajukan pembangunan infrastruktur telekomunikasi ke Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) di bawah naungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Hal ini guna mengurangi wilayah tanpa sinyal (blank spot) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Disampaikan Pranata Komputer Bidang Aplikasi Informatika dan Persandian ( (AIP), Diskominfo PPU, Teguh Prayitno, sebagian usulan pembangunan tower telekomunikasi dari Pemkab PPU sebenarnya telah disetujui dan diverifikasi oleh Komdigi. Namun, beberapa titik lainnya masih menunggu giliran verifikasi akibat penyesuaian anggaran di tingkat pusat.

“Informasi dari Komdigi, terkendala efisiensi anggaran untuk pembangunan tower. Karena itu, Komdigi membuka ruang alternative melalui penyediaan Vsat atau internet satelit, dalam hal ini menggunakan Starlink,” ungkapnya kepada awak media.

Jelasnya, Komdigi saat ini telah memberikan lampu hijau bagi pemerintah daerah untuk mengusulkan titik-titik pemasangan Starlink. Syarat utamanya adalah lokasi tersebut merupakan area publik, memiliki pasokan listrik yang memadai, serta ada pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaannya.

“Sebagai langkah awal, Diskominfo PPU berencana melakukan pendataan terhadap usulan dari desa dan kelurahan yang ingin fasilitas publiknya dipasang jaringan internet satelit tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, terkait pengajuan pembangunan tower telekomunikasi konvensional. Diskominfo PPU telah mencatat sebanyak 19 usulan sejak tahun 2023. Dari jumlah tersebut, 12 usulan di antaranya telah lolos verifikasi, sedangkan tujuh sisanya masih dalam proses waiting list.

“Usulan yang sudah diverifikasi ini datanya sudah sesuai dan sudah ada provider yang berminat membangun di wilayah PPU, salah satunya dari Indosat. Namun, untuk jadwal pelaksanaan pembangunannya secara detail, kami masih menunggu informasi resmi dari pihak pusat,” jelasnya. (Adv)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *