Pemprov Kaltim Komitmen Dukung Porprov 2026 di Paser, Anggaran Disesuaikan Kondisi Fiskal

Gambar saat ini: Foto: Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Muhammad Faisal. Sumber: Istimewa.
Foto: Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Muhammad Faisal. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memastikan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-8 yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 di Kabupaten Paser.

Dukungan tersebut menyusul kepastian jadwal pelaksanaan serta usulan anggaran yang sebelumnya telah diajukan Pemerintah Kabupaten Paser sejak 2025.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Muhammad Faisal, mengungkapkan bahwa saat ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kaltim tengah membahas alokasi anggaran untuk mendukung event olahraga tersebut.

Ia menyebut, Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni, juga telah menyampaikan komitmen pemerintah provinsi untuk tetap memberikan dukungan pembiayaan.

“Pembahasan sedang berjalan. Kami mendapat informasi dari TAPD bahwa Ibu Sekda berkomitmen sebagai bagian dari kewajiban Pemprov Kaltim untuk tetap mengalokasikan anggaran,” ujar Faisal saat ditemui di Paser.

Faisal menjelaskan, anggaran Porprov direncanakan masuk dalam APBD Perubahan Tahun 2026 melalui skema belanja langsung di Dispora Kaltim, bukan dalam bentuk hibah seperti pelaksanaan sebelumnya.

Namun, ia mengakui besaran anggaran kemungkinan tidak sebesar Porprov sebelumnya, mengingat kondisi fiskal daerah yang tengah mengalami tekanan akibat pemangkasan transfer dari pemerintah pusat.

“Situasinya sudah berbeda. Kemungkinan tidak sebesar pelaksanaan sebelumnya, karena kita harus menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah saat ini,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemkab Paser mengusulkan anggaran sekitar Rp60 miliar untuk penyelenggaraan Porprov. Namun, Faisal menyebut angka tersebut berpotensi mengalami penyesuaian signifikan.

Menurutnya, dengan kondisi efisiensi yang terjadi, alokasi anggaran bahkan bisa berada di bawah 50 persen dari usulan awal, meski keputusan final masih menunggu hasil pembahasan TAPD.

“Saya belum bisa memastikan, tapi melihat kondisi pemotongan, kemungkinan bisa separuh atau bahkan lebih rendah. Namun yang jelas, komitmen tetap ada,” ujarnya.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Pemprov Kaltim memastikan Porprov ke-8 tetap akan digelar dengan mempertandingkan 64 cabang olahraga dan melibatkan seluruh 10 kabupaten/kota.

Namun, untuk menyesuaikan dengan kondisi anggaran, pemerintah meminta agar nomor pertandingan dilakukan verifikasi ulang guna menekan biaya penyelenggaraan.

Selain itu, daerah juga diimbau untuk lebih selektif dalam mengirimkan atlet, dengan memprioritaskan mereka yang memiliki potensi meraih medali.

“Harapannya daerah bisa menyesuaikan dan mengirim atlet yang benar-benar potensial agar pembiayaan kontingen lebih efisien,” kata Faisal. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *