PJSI Kaltim: Kapolres Paser Cup Dukung Pembinaan Atlet Menuju PON 2028

Foto: Pembukaan Kapolres Paser Judo Open 2025. Sumber: Istimewa.
Foto: Pembukaan Kapolres Paser Judo Open 2025. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Kejuaraan Kapolres Paser Cup Judo Open 2025 yang berlangsung di GOR Sadurengas, Tanah Grogot, sejak 9–10 Juli 2025 mendapat apresiasi tinggi dari Pengurus Provinsi (Pengprov) PJSI Kalimantan Timur. Turnamen ini dianggap selaras dengan program strategis organisasi dalam membina dan menjaring atlet judo potensial menuju PON XXII tahun 2028 di Nusa Tenggara.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Umum PJSI Kaltim, Lugito Budi, mewakili Ketua Pengprov Muslimin.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kapolres Paser atas penyelenggaraan event ini. Ini sejalan dengan program kami. Semakin sering kompetisi digelar, semakin besar peluang kita menjaring atlet berbakat,” kata Lugito, Rabu (9/7/2025).

Lugito menjelaskan bahwa Kapolres Paser Cup, bersama kejuaraan serupa seperti Kapolda Cup yang sebelumnya digelar di Balikpapan, merupakan bagian dari agenda penting PJSI Kaltim untuk mencari judoka unggulan yang bisa bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional.

“Event-event ini akan kami manfaatkan untuk membentuk tim yang akan mengikuti TC (Training Center) mandiri sebagai persiapan menghadapi Kapolri Cup dan Kasad Cup. Dari sanalah poin atlet akan terus dikumpulkan,” jelasnya.

Berbeda dengan cabang olahraga lain, cabor judo tidak memiliki babak kualifikasi Pra PON. Sebagai gantinya, seleksi atlet dilakukan berdasarkan akumulasi poin dari berbagai kejuaraan resmi di tingkat nasional.

“PON 2028 nanti tidak pakai Pra PON. Yang masuk hanya mereka yang punya akumulasi poin tertinggi dari event-event resmi. Makanya setiap kejuaraan seperti ini sangat penting,” kata Lugito.

Event Kapolres Paser Cup 2025 diikuti oleh 200 atlet judo dari berbagai provinsi, seperti Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, hingga Sulawesi Selatan. Dari seluruh kabupaten/kota di Kaltim, hanya Mahakam Ulu yang belum mengirimkan wakilnya.

Peserta terdiri dari 111 atlet senior dan 83 atlet junior, yang bertanding memperebutkan 20 medali bergengsi di berbagai kelas.

“Antusiasme luar biasa. Ini menunjukkan bahwa judo makin diminati, dan ini juga jadi indikator bahwa kejuaraan seperti ini wajib terus didorong keberlanjutannya,” ungkap Lugito.

Dengan sinergi antara Polres Paser, Polda Kaltim, dan PJSI Kaltim, kejuaraan judo diharapkan menjadi bagian dari sistem pembinaan atlet daerah yang lebih berkelanjutan, profesional, dan terukur menuju PON 2028 NTT-NTB. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *