Menteri PU Minta Tambahan Duit Rp60,6 Triliun Buat Bangun IKN

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. (Sumber foto: Bisnis)

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum usul untuk menambah anggaran tahun 2025 sebesar Rp60,6 triliun. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, usulan tambahan anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga program pembangunan Jalan Daerah.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diproyeksikan mendapat tambahan alokasi anggaran Rp116 triliun tahun 2025. Angka ini telah bertambahRp 40,59 triliun, dari yang semula hanya Rp75,63 triliun. Namun kini anggaran tersebut berkurang usai pembentukan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

“Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi, kami memperhatikan juga tugas pokok Kementerian PKP, Rp 116 triliun itu kemudian kami bagi, Rp 110,9 triliun di PU, kemudian sisanya Rp 5,27 triliun itu di dipindahkan ke Kementerian PKP,” kata Dody dikutip dari Detik Finance.

Anggaran tersebut terbagi ke dalam tiga alokasi utama. Aliran dana itu nantinya akan disalurkan ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) sebesar Rp9,03 triliun, Ditjen Bina Marga Rp35,89 triliun dan Ditjen Cipta Karya Rp16,68 triliun.

“Untuk 2025 sebetulnya kami berniat mengajukan tambahan Rp60,6 triliun, antara lain untuk dukungan ke IKN, juga Papua, karena ada pemekaran provinsi di sana,” ujarnya.

Adapun besaran alokasi untuk proyek IKN ialah sebesar Rp14,87 triliun. Terdiri atas proyek Ditjen Bina Marga Rp9,9 triliun dan proyek Ditjen Cipta Karya Rp4,96 triliun. Sedangkan untuk Daerah Otonom Baru (DOB) Papua sebesar Rp4 triliun.

Dody juga meminta dukungan untuk melanjutkan proyek-proyek yang berlandaskan peraturan Instruksi Presiden (Inpres) seperti Inpres Jalan Daerah, Inpres Irigasi, serta Inpres Air Minum dan Sanitasi. Alokasi tambahan anggaran untuk program inpres ini mencapai Rp28,55 triliun.

Kemudian dukungan tambahan dana juga akan dialokasikan untuk kegiatan strategis lainnya sebesar Rp13,18 triliun. Dana itu akan digunakan untuk beberapa proyek, antara lain Pembangunan Bendungan Riam Kiwa, pembangunan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), hingga prasarana olahraga. (pry)


Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *