
SAMARINDA – Pengurus Taekwondo Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (TI Kaltim) menjalankan program mandiri kepada atletnya sebelum memasuki tahap Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) KONI Kaltim yang mulai berjalan pada Maret 2024 mendatang.
Menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 di Aceh dan Sumut mendatang, Taekwondo Kaltim menargetkan setidaknya 1 medali emas dengan sikap yang realistis. Namun target tersebut tentu saja diharapkan bisa lebih lagi.
Ketua Pengprov TI Kaltim, Aidin Subihartanto Jadi menerangkan agar sukses meraih medali tersebut, atletnya perlu menjalani try out dan uji tanding dengan daerah lain.
Oleh karena itu, dalam program Pelatda nanti Ia merencanakan uji tanding ke Jawa Tengah, sebab memiliki kedekatan dengan pengurusnya.
“Itu harus kita ada try out. Jadi memang kemungkinan yang kita nasional itu try out di Jawa Tengah karena ketuanya baik jalin komunikasi dengan saya dan sudah saya anggap sebagai orang tua,” ucap Aidin.
Kemudian dirinya juga berharap bisa memberangkatkan atletnya ke Thailand untuk melakulan try out.
“Selain itu kita juga berharap bisa ke luar negeri, minimal ke Thailand,” katanya.
Aidin menerangkan, dipilihnya Thailand sebab merupakan negara terbaik se Asia Tenggara di cabor Taekwondo.
Untuk itu sebagai salah satu cabor unggulan di Benua Etam, Ia mengharapkan hal itu bisa terwujud.
“Karena di Thailand ini dipilih sebab di kawasan Asia Tenggara itu sudah termasuk kuat Taekwondonya. Bahkan mereka bisa loloskan atlet dan meraih medali emas di olimpiade,” ujar Aidin. (Dy)



