
SAMARINDA – Borneo FC Samarinda sudah siap bertandang melawan PSIS Semarang, pada Jumat (28/07/2023) besok, di Stadion Jatidiri, Semarang. Kemenangan di kandang pekan lalu menjadi motivasi Pesut Etam untuk mencuri poin dari kandang lawan. Namun beberapa penggawa dari PSIS dikabarkan absen, salah satunya Carlos Fortes setelah mendapatkan ganjaran larangan bermain 3 laga dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Mengenai hal tersebut, Kepala Pelatih Borneo FC Samarinda, Pieter Huistra mengatakan jika dirinya sangat menyayangkan absennya pemain itu. Apalagi dirinya sangat menantikan laga melawan tim papan atas.
“Sangat disayangkan jika suatu tim kehilangan pemain karena alasan yang sulit. Saya sangat menantikan untuk bisa bermain melawan tim kuat dan ambisius contohnya seperti PSIS dan Persija dan ini juga menjadi tantangan yang besar,” ucap Pieter dalam konfrensi pers, Kamis (27/07/2023).
Pelatih asal Belanda itu juga menjelaskan bahwa setiap tim pasti akan merasakan kehilangan pemain, baik itu cedera, terkena larangan bermain, maupun pindah ke klub lain.
“Di musim ini, terkadang kamu kehilangan pemain dan membiarkan mereka pergi terkadang juga tidak. Jadi, kami dalam jalur yang benar, kami mempunyai nilai. Jadi semua orang fit, saya tak punya komplain apapun. Tapi saya pikir pelatih lain punya,” katanya.
Sementara itu pemain gelandang Borneo FC Samarinda, Adam Alis menjelaskan mengenai persiapan timnya saat ini cukup baik dan matang dari evaluasi laga pekan lalu.
Namun melawan klub yang berjuluk Laskar Mahesa Jenar nanti baginya akan sulit ditaklukkan. Hanya saja Ia bersama tim berupaya mencuri poin penuh dan memberikan penampilan yang menarik.
“Untuk pertandingan besok yang pasti tidak mudah untuk kita, dan saya dan teman-teman sudah mempersiapkan itu. Saya melihat juga sayap PSIS juga kencang-kencang. Mudah-mudahan besok pertandingan berjalan dengan menarik, dan kami bisa mencuri poin disini,” ujar Adam. (Dy)





