
Balikpapan, Kaltimedia.com – Melalui rangkaian Road to PESAN 2026, Bank Indonesia mendorong penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Program tersebut mencakup pengembangan wakaf produktif, pemberdayaan UMKM, hingga peningkatan literasi ekonomi syariah di masyarakat.
PESAN 2026 merupakan bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Sinergi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah secara Berkelanjutan dan Berdaya Saing.”
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak untuk memperkuat ekonomi syariah di Balikpapan, Penajam Paser Utara, Paser, hingga kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“PESAN 2026 kami dorong menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat literasi, memperluas akses pembiayaan, meningkatkan kapasitas UMKM, sekaligus mengakselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Dalam gelaran PESAN 2026 Balikpapan, pengunjung akan disuguhi berbagai produk UMKM halal dan industri kreatif syariah yang telah melalui proses kurasi. Produk yang ditampilkan meliputi makanan dan minuman olahan, kriya, wastra, hingga fesyen siap pakai.
Selain itu, sejumlah talkshow dan workshop juga akan digelar. Materinya mencakup kewirausahaan halal, strategi pemasaran digital, peluang ekspor produk halal, inovasi kemasan, branding, hingga penguatan kemandirian ekonomi pesantren.
Tak hanya menghadirkan pameran dan edukasi, BI Balikpapan juga menggelar berbagai kompetisi kreatif berbasis ekonomi syariah. Beberapa di antaranya lomba konten kreatif, da’i, hadrah, penulisan khutbah ekonomi syariah, kuliner halal-thayyib, hingga lomba dongeng dan menggambar bertema Cinta Bangga Paham Rupiah.
Sebagai bagian dari Road to PESAN 2026, BI Balikpapan bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) akan mengadakan Lelang Wakaf Produktif pada 24 Juni 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai wakaf produktif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat.
“Kami mengajak masyarakat Balikpapan, PPU, Paser, dan wilayah sekitar IKN untuk hadir dan meramaikan PESAN 2026. Partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat UMKM halal dan membangun ekosistem ekonomi syariah yang berdaya saing dan berkelanjutan,” tambah Robi.
Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia berharap ekonomi syariah dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan UMKM, memperkuat peran pesantren, serta mendukung pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (Pcm)
Editor: Ang



