Pria Pendulang Emas Tenggelam di Sungai Kandilo Ditemukan, Keluarga Tolak Autopsi

Gambar saat ini: Foto: Pencairan korban tenggelam di di Sungai Kandilo, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser. Sumber: Istimewa.
Foto: Pencairan korban tenggelam di di Sungai Kandilo, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Setelah dua hari pencarian, tim SAR gabungan bersama warga akhirnya menemukan korban tenggelam di Sungai Kandilo, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser. Korban diketahui bernama Fitriadi, yang sebelumnya dilaporkan hilang pada Rabu (11/2/2026).

Berdasarkan keterangan resmi dari Polres Paser, korban ditemukan pada Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 500 meter dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.

Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo melalui Kapolsek Batu Sopang IPTU Agus Fahrur Rozi membenarkan kabar tersebut. Ia menyampaikan bahwa jasad korban segera dievakuasi setelah ditemukan.

“Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan dan segera dibawa ke Puskesmas Batu Sopang untuk dilakukan visum luar,” ujar Kapolsek Batu Sopang, IPTU Agus Fahrur Rozi, Jumat (13/2/2026).

Diketahui, Fitriadi berprofesi sebagai pendulang emas tradisional. Ia diduga tenggelam setelah terjatuh saat menyeberangi Sungai Kandilo bersama seorang saksi bernama Boby Asmadi.

Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Polsek Batu Sopang, Koramil Batu Sopang, Pol Airud Polres Paser, TNI AL, BPBD Paser, serta partisipasi aktif masyarakat sekitar. Sinergi tim gabungan tersebut membuahkan hasil setelah pencarian intensif sejak korban dinyatakan hilang.

Sementara itu, pihak keluarga korban menyatakan tidak akan menempuh jalur hukum atas peristiwa tersebut. Keluarga juga menolak dilakukan pemeriksaan medis lanjutan atau autopsi terhadap jenazah.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama di musim dengan debit air yang tidak menentu. (dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *