
Paser, Kaltimedia.Com – Kepengurusan baru Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Paser di bawah kepemimpinan Abdurahman KA menyusun kalender event sepanjang tahun 2026 sebagai upaya memajukan sepak bola sekaligus memperkuat pembinaan atlet hingga tingkat desa.
Sejumlah kejuaraan direncanakan bergulir pada 2026, di antaranya Liga PSSI, Piala Soeratin, dan Liga Desa Paser Tuntas Championship 2026 yang akan mempertemukan tim-tim antar desa se-Kabupaten Paser.
Ketua PSSI Kabupaten Paser, Abdurahman KA, mengatakan Liga Desa Paser Tuntas kembali digelar karena pada musim 2025 jumlah pesertanya masih minim. Tahun ini, pihaknya menargetkan partisipasi yang lebih luas.
“Pertama Liga PSSI, kedua Piala Soeratin, dan ketiga Liga Desa Paser Tuntas Championship 2026. Namun skema Liga Desa nanti berbeda. Liga ini akan diikuti per kecamatan dari 10 kecamatan yang ada. Harapannya semua desa ikut, sehingga dari 10 kecamatan ada 10 tim,” kata Abdurahman, Rabu (4/2/2026).
Ia menjelaskan, Liga Desa Paser Tuntas Championship 2026 akan menggunakan sistem setengah kompetisi dengan pembagian dua grup. Hal itu dilakukan agar jadwal kompetisi dapat disesuaikan hingga partai final yang direncanakan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Paser pada Desember 2026.
“Sepuluh tim nanti bertanding dengan skema setengah kompetisi dibagi dua grup. Insyaallah dimulai Agustus, bertepatan dengan momen kemerdekaan. Finalnya kita targetkan di HUT Kabupaten Paser,” ujarnya.
Selain Liga Desa, PSSI Paser juga memberi perhatian khusus pada pelaksanaan Piala Soeratin 2026. Abdurahman menegaskan, persiapan akan dilakukan secara maksimal agar atlet Paser mampu bersaing dan berpeluang masuk skuad Kalimantan Timur di tingkat nasional.
Ia mengakui pelaksanaan Piala Soeratin pada 2025 belum optimal. Oleh karena itu, pada 2026 penjaringan atlet akan diawali melalui Liga PSSI.
“Ke depan ini harus maksimal. Soeratin 2026 rencananya digelar pertengahan tahun. Tapi kita gelar dulu Liga PSSI, kemudian Soeratin, setelah itu baru Liga antar desa,” jelasnya.
Abdurahman berharap seluruh klub desa di Kabupaten Paser mulai mempersiapkan pemain-pemain muda terbaiknya untuk menghadapi tiga event tersebut. Dengan demikian, pembinaan atlet sepak bola di Bumi Daya Taka dapat terus berjalan dan berkembang secara berkelanjutan. (dy)
Editor: Ang



