Pemkot Balikpapan Rayakan Hari Pahlawan dengan Menyerahkan Bantuan Sosial ke Veteran dan Warga Kurang Mampu

SERAHKAN BANTUAN – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud, menyerahkan bantuan sosial kepada seorang veteran pada rangkaian upacara Hari Pahlawan di halaman Gedung Putih Balai Kota Balikpapan, Senin (10 November 2025). Sumber foto: Pemkot Balikpapan

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melaksanakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025. Kegiatan berlangsung khidmat dengan upacara bendera, ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP), tabur bunga di laut, serta penyaluran bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan.

Upacara peringatan dipimpin Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud di halaman Balai Kota Balikpapan. Usai upacara, rombongan melanjutkan ziarah dan tabur bunga di TMP sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan yang gugur dalam membela negara. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan tabur bunga di laut menggunakan kapal perang sebagai simbol penghormatan bagi pahlawan maritim.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan, Edy Gunawan, menjelaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan tahun ini dilaksanakan serentak di beberapa titik. “Peringatan Hari Pahlawan ini kami selenggarakan di beberapa tempat secara serentak. Ada upacara, tabur bunga di TMP dan di laut, serta penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (10/11/2025)

Pada momentum ini, Dinsos menyalurkan bantuan sosial kepada lima kategori penerima, yaitu veteran, janda veteran, penyandang disabilitas berat, lanjut usia (lansia) terlantar, dan perempuan rawan sosial ekonomi.

Untuk veteran dan janda veteran, bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai melalui Lembaga Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Persatuan Istri Purnawirawan Indonesia (PIPERI). Sebanyak 50 veteran menerima masing-masing Rp3.000.000 dengan total Rp150.000.000. Sementara itu, 103 janda veteran memperoleh Rp2.500.000 per orang dengan total Rp257.500.000. Bantuan ini bersumber dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan ditransfer melalui Bank BPD Kaltimtara. Penerima simbolis antara lain M. Nadi dan Kasinah.

Bantuan untuk penyandang disabilitas berat diberikan kepada 265 orang dengan nilai Rp1.500.000 per penerima, atau total Rp397.500.000. Penerima simbolis yakni Rizky Fauziah dan Ghastan Nugrah Sitorus. Sementara untuk lansia terlantar, diberikan bantuan Rp1.000.000 per orang kepada 47 penerima yang termasuk dalam kategori kesejahteraan sosial desil 1–4. Penerima simbolis antara lain Mantasia dan Samsina.

Selain bantuan tunai, Pemkot juga menyalurkan Bantuan Fasilitasi Pengembangan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk 30 perempuan rawan sosial ekonomi. Bantuan berupa sembilan item peralatan usaha seperti kompor gas, oven kue, wajan, baskom, panci, pisau dapur, timbangan kue, termos, dan spatula. Bantuan ini diharapkan dapat membantu penerima meningkatkan kemandirian ekonomi. Penerima simbolis di antaranya Anriyani dan Siti Zainab.

Edy Gunawan menegaskan bahwa pemberian bantuan ini bukan hanya bentuk penghormatan terhadap jasa pahlawan, tetapi juga untuk menumbuhkan kepedulian sosial. “Kami berharap momentum Hari Pahlawan ini memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Pemkot Balikpapan berharap peringatan Hari Pahlawan tidak dipahami sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi refleksi nilai sejarah, empati, dan solidaritas antarwarga. (adv/pry)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *