Dewan Awasi Ketat Proyek RS Balikpapan Barat yang Belum Capai Target

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri.

BALIKPAPAN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Barat yang hingga kini belum menunjukkan progres maksimal.

Pernyataan tersebut disampaikan Alwi pada Senin, 10 November 2025, usai menanggapi sejumlah pertanyaan dari wartawan terkait proyek rumah sakit yang menjadi sorotan masyarakat.

Ia menyebut, DPRD akan segera memanggil Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan untuk meminta penjelasan resmi mengenai perkembangan pembangunan tersebut.

“Kami akan memantau langsung dan memanggil DKK untuk mengetahui sejauh mana progresnya,” tegas Alwi.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima, pembangunan rumah sakit tersebut masih tertinggal dari target yang seharusnya, sehingga perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan di lapangan.

“Progresnya belum maksimal dan tertinggal dari target. Apalagi ini Dapil saya, tentu saya berharap rumah sakit ini bisa segera selesai. Kalau bisa, tahun depan sudah rampung,” ujarnya.

Lebih lanjut, Alwi menilai mekanisme pelaksanaan proyek perlu diperbaiki agar hasilnya lebih optimal.

Ia menyarankan agar proyek rumah sakit dijalankan menggunakan sistem multiyears contract, bukan sistem tahunan, supaya pengerjaan tidak terganggu oleh batasan waktu anggaran.

“Menurut saya, proyek seperti ini seharusnya menggunakan sistem multiyears. Kalau dilakukan perpanjangan tiap tahun, hasilnya tidak maksimal,” jelasnya.

DPRD Balikpapan, kata Alwi, akan terus mengawal proyek-proyek strategis yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama di bidang kesehatan.

“Yang terpenting, masyarakat Balikpapan Barat harus segera mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” pungkasnya. (*)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *