
Samarinda, Kaltimedia.com — Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kalimantan Timur mulai menjalankan program kerja awal 2026 dengan menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pada 13–16 Mei di GOR Kadrie Oening, Sempaja.
Kejuaraan ini menjadi agenda perdana di bawah kepemimpinan Elly Luchritia Nova, sekaligus momentum pembinaan atlet usia dini serta pemantauan talenta potensial dari berbagai daerah.
Sekretaris Umum FPTI Kaltim, Arif Rahman Hakim, mengatakan persiapan terus dimatangkan, termasuk koordinasi dengan daerah untuk memastikan keikutsertaan atlet.
“Kemarin kami sudah berkoordinasi dengan daerah-daerah berkenaan dengan pelaksanaan kejuaraan ini. Karena ini kelompok umur, jadi kami harus sesuaikan jadwal anak sekolah. Jangan sampai pelaksanaan kejuaraan bertabrakan dengan ujian mereka di sekolah,” ujar Arif.
Kejurprov ini mempertandingkan lima kelompok umur, yakni under 19, under 17, under 15, under 13, dan under 11 tahun. Total terdapat 22 nomor lomba dari empat kategori utama: boulder, lead, speed world record (WR), dan speed klasik.
Sebanyak 66 medali diperebutkan, terdiri dari 22 emas, 22 perak, dan 22 perunggu.
Sejumlah daerah telah memastikan keikutsertaan, sementara pendaftaran masih dibuka hingga 7 Mei atau sepekan sebelum pelaksanaan.
Lebih dari sekadar kompetisi, kejuaraan ini diarahkan sebagai sarana penjaringan atlet untuk diproyeksikan ke tingkat nasional.
“Jadi para juara di kejurprov ini akan kami persiapkan berangkat ke kejurnas. Selain itu, pengprov juga ingin melihat sampai sejauh mana perkembangan atlet-atlet daerah,” kata Arif.
FPTI Kaltim berharap seluruh 10 pengurus cabang (pengcab) kabupaten/kota dapat menurunkan atlet terbaiknya, sehingga peta kekuatan panjat tebing daerah bisa terukur secara komprehensif. (Dy)
Editor: Ang





