
Samarinda, Kaltimedia.com — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur mulai memanaskan tahapan menuju Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Juni 2026.
Sebagai langkah awal, KONI Kaltim resmi membentuk Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) yang akan mengawal proses seleksi bakal calon ketua.
Ketua TPP, Ego Arifin, menjelaskan komposisi tim telah disusun sesuai kesepakatan forum resmi.
“TPP terdiri dari sembilan orang, yakni dua pengurus KONI Kaltim, dua perwakilan KONI kabupaten dan kota, serta lima dari unsur cabang olahraga. Semua sudah sesuai kesepakatan,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Ego memastikan tahapan penjaringan dimulai pada 25 Mei hingga 2 Juni 2026, atau sehari sebelum Musorprov digelar.
Pada periode 25–29 Mei, peserta dapat mengambil sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran. Selanjutnya, proses verifikasi berkas akan dilakukan pada 30 Mei.
“Hasil dari seluruh rangkaian penjaringan akan kami umumkan kepada publik pada 1 Juni,” kata Ego.
Kriteria calon ketua cukup ketat. Selain wajib memiliki KTP Kalimantan Timur, kandidat juga harus pernah atau sedang menjabat sebagai ketua pengurus provinsi cabang olahraga.
Ketentuan ini dinilai penting untuk memastikan calon memiliki pengalaman manajerial dan pemahaman terhadap ekosistem olahraga daerah.
Pembentukan TPP menjadi fase krusial dalam menentukan arah kepemimpinan KONI Kaltim ke depan. Musorprov nantinya akan menjadi forum tertinggi yang menetapkan ketua baru untuk periode berikutnya.
Dengan jadwal yang telah ditetapkan, proses seleksi diharapkan berjalan transparan, kompetitif, dan mampu menghasilkan figur yang kuat dalam memajukan prestasi olahraga Kalimantan Timur. (Dy)
Editor: Ang





