
Samarinda, Kaltimedia.com – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Boling Indonesia (PBI) Kalimantan Timur tengah menggelar Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang berlangsung pada 4–11 Oktober 2025 di Sportshub 77 Bowling Center Samarinda, Eks Bandara Temindung.
Ketua Pengprov PBI Kaltim, Rusman Ya’qub, mengatakan ajang ini tidak hanya menjadi ajang seleksi atlet menuju Porprov Paser 2026, tetapi juga menjadi program strategis regenerasi atlet boling di Benua Etam.
“Dalam BK ini setiap kontingen wajib memasukkan satu atlet berusia 30 tahun ke bawah. Ini bagian dari percepatan peremajaan atlet,” ujar Rusman, Selasa (7/10/2025).
Ia menambahkan, meski proses transisi masih berjalan, dominasi atlet muda mulai terlihat di arena pertandingan. Apalagi Sportshub 77 yang menjadi markas latihan utama baru beroperasi sekitar tujuh bulan, sehingga masih perlu adaptasi.
Rusman menegaskan, target PBI Kaltim pada 2026 nanti adalah memiliki atlet muda potensial dari tiap daerah, terutama kategori putri yang masih terbatas jumlahnya.
“Program kami setelah ini akan masuk ke sekolah-sekolah. Kami ingin boling jadi kegiatan ekstrakurikuler di tingkat SD dan SMP. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa berjalan,” jelasnya.
PBI Kaltim juga menyiapkan kejuaraan junior daerah untuk usia di bawah 16 tahun sebagai wadah pembinaan atlet usia dini. Selain itu, setiap pengcab kabupaten/kota diwajibkan menggelar liga boling daerah secara rutin.
“Kami ingin sistemnya seperti sepak bola. Ada liga berjenjang, dan nanti akan bermuara di satu kompetisi tingkat provinsi. Jadi penentuan atlet berdasarkan poin dan performa, bukan lagi seleksi mendadak,” tutur Rusman.
Sebagai bentuk motivasi, liga daerah nantinya akan memiliki piala bergilir yang diperebutkan setiap bulan untuk menjaga semangat kompetisi para atlet boling Kaltim. (Dy)
Editor: Ang



