
Sekitar enam hingga 14 rudal ditembakkan, namun seluruhnya berhasil dicegat sistem pertahanan udara Qatar dan AS. Tak ada korban atau kerusakan dilaporkan. Sumber foto: Getty Images
DOHA – Sejumlah negara Timur Tengah mengecam serangan rudal Iran ke pangkalan Amerika Serikat di Qatar, Senin (23/6/2025).
Salah satu negara Timur Tengah yang mengecam serangan Iran itu yakni Arab Saudi.
Arab Saudi mengecam tindakan Iran dan menyebut mereka melanggar prinsip negara tetangga. Padahal, Iran melancarkan serangan ke pangkalan militer AS di Qatar sebagai balasan atas gempuran Negeri Paman Sam ke negaranya pada Minggu. Ini terjadi kala Teheran juga berperang melawan Israel.
“Serangan ini merupakan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip bertetangga dan tindakan yang sama sekali tak bisa diterima dan tak bisa dibenarkan dalam keadaan apa pun,” demikian pernyataan Saudi, dikutip dari CNN.
Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab juga menyebut tindakan itu sebagai “pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan Qatar dan wilayah udaranya.”
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Kuwait menyatakan tindakan Iran merupakan “eskalasi yang berbahaya” dan menyampaikan dukungan terhadap Qatar. Kuwait juga memuji pertahanan udara Qatar yang bisa “mencegat serangan ini.”
Tak hanya mereka, negara Arab lain seperti Oman ikut mengecam Iran. Negara di Timur Tengah lain, Yordania, tak luput mengutuk tindakan tersebut.
“Ini agresi yang dilancarkan oleh Iran terhadap negara saudara Qatar,” demikian menurut Yordania.
Yordania memiliki hubungan diplomatik dengan Israel dan dianggap pro-Barat. Mereka juga sempat membantu Israel saat Iran meluncurkan serangan balasan tahun lalu.
Bahrain juga buka suara soal serangan balasan Iran. Mereka menegaskan dukungan penuh dan solidaritas terhadap Qatar yang mencerminkan ikatan persaudaraan dan kekerabatan yang erat. (pry)





