Raihan Terbaik Petinju Pelajar Kaltim dalam Pra Popnas

Raihan Terbaik Petinju Pelajar Kaltim dalam Pra Popnas

SAMARINDA – Cabor tinju Benua Etam berhasil tampil memukau dalam ajang babak kualifikasi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra Popnas), yang telah bergulir dari 19-24 November 2024 di Kendari. Hal tersebut dibuktikan dengan torehan 2 medali emas, 2 perak dan 3 perunggu yang dibawa pulang.

Padahal tinju ini diberangkatkan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) 9 orang saja, yakni 6 putra dan 3 putri.

Namun karena aturan, maka peraih emas dan perak saja yang akan turun berlaga dalam ajang Popnas di Aceh dan Sumut pada 2025 mendatang. Otomatis hanya 4 petinju Kaltim saja yang lolos.

Atas hasil ini sangat disyukuri oleh Fahrudi sebagai Pelatih Tinju Pra Popnas Kaltim, bahwa anak asuhnya tampil dengan baik sesuai dengan arahan dan hasil program latihan yang dijalani selama ini.

“Kita sebagai pelatih hanya mengarahkan dengan kerja keras anak-anak hasil drawing itu dari bawah semua main. Kalau daerah lain main kan kalah menang tetap lolos, tapi kami beda. Jadi anak-anak benar-benar berjuang dari bawah,” ucap Fahrudi.

Meski begitu dirinya menyayangkan 2 anak asuhnya yang gagal bertanding karena terkendala aturan usia. Padahal keduanya ini merupakan atlet andalannya dan dipastikan bisa dalam 1 emas lagi.

“Masalah umur saja dari Kemenpora, itu usia batasan 15-17, anak itu bulan 1 ini sudah 15 hanya kurang sebulan aja gak bisa jadi harus pas. Jadi bertahan 7 orang. Jadi Kaltim urutan kedua untuk tinju, diatas masih NTT. Kalau emas sih sama seperti Jawa, tapi kami menang perak,” katanya menerangkan.

Lebih lanjut, Fahrudi menjelaskan, melihat petinju muda Benua Etam yang turun berlaga kali ini sudah bagus dan perlu adanya pembinaan yang serius.

Apalagi anak asuhnya bermain dengan fantastis yakni menang K.O dalam babak penyisian. Namun tidak mengesampingkan NTT yang memiliki petinju berkualitas meski di tingkat pelajar.

“Kalau memang kalau betul dibina itu kelihatan hasilnya, kalau memang fokus anak-anak memang perlu di bina saja. Kita punya atlet yang luar biasa, bahkan kami final itu bertemu NTT terus apalagi kelas ini ketemu NTT selalu menang KO, semua gak ada yang menang angka. Dari awal itu dan atlet kita yang perak itu menang KO terus dan di final kalah angka saja,” ujar Fahrudi.

“Makanya saya tetap optimis bibit muda di Kaltim itu banyak, cuma kalau gak ada yang bimbing susah juga,” katanya menambahkan.

Prestasi ini pun sangat diapresiasi oleh Rasman, selaku Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga, Dispora Kaltim, yang hadir dan menyaksikan langsung dalam arena tinju Pra Popnas kemarin.

Dirinya menyebut prestasi ini meningkat dibandingkan dengan Pra Popnas yang lalu, saat Kaltim menjadi tuan rumahnya.

“Tinju itu malah bagus dan meningkat. Ini diluar ekspetasi sebenarnya karena 7 medali yang didapatkan, ini merupakan capaian luar biasa,” ujar Rasman. (Adv)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *