Tingkatkan Partisipasi Pemilih, Pemkot Balikpapan Gencar Lakukan Sosialisasi Pilkada 2024

Pemkot Balikpapan menggelar sosialisasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Balikpapan, di Grand Tjokro Hotel Balikpapan, pada hari Rabu (9/10/2024). (HO)

KALTIMEDIA.COM, BALIKPAPAN – Untuk menjalankan amanat dari Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 9 tahun 2025 tentang pedoman bagi daerah dalam pelaksanaan Pilkada, Pemerintah Kota Balikpapan melalui Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, menggelar sosialisasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Balikpapan, di Grand Tjokro Hotel Balikpapan, pada hari Rabu (9/10/2024).

Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Zulkipli mengatakan amanat dari Permendagri yaitu untuk membentuk desk, yang salah satunya adalah sosialisasi, disamping fasilitasi kelancaran dalam penyelenggaraan pemilu.

“Tujuan dari sosialisasi ini karena angka partisipasi masyarakat masih rendah pada Pilkada tahun lalu, belum maksimal karena masih 61 persen. Sementara target KPU tahun ini 75 sampai 80 persen,” ujar Zulkifli setelah kegiatan.

Menurut Zulkifli, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, upaya sosialisasi diperlukan peran aktif oleh berbagai stakeholder, baik dari Pemkot Balikpapan dengan instansi terkait, Bawaslu, KPU, serta masyarakat.

“Kami berharap, pada tanggal 27 November 2024 nanti masyarakat ingat tanggal itu adalah pelaksanaan pilkada dan bisa datang ke TPS,” harapnya.

Ditujukan kepada perwakilan Ketua RT Se Kecamatan Balikpapan Timur, sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat dapat lebih memahami penyelenggaraan Pilkada tersebut.

Dari sosialisasi tersebut, beberapa perwakilan ketua RT menyampaikan beberapa keluhan, salah satunya persoalan TPS. Sebagai informasi, pada pelaksanaan Pilkada Tahun ini, jumlah TPS mengalami pengurangan, dari sekitar 2 ribu jumlah TPS, berkurang menjadi 900 TPS, sehingga jarak TPS dari tempat tinggal pemilih menjadi jauh, dan dikhawatirkan akan membuat masyarakat enggan berkunjung ke TPS.

Keluhan lainnya yang disampaikan oleh perwakilan ketua RT di Kecamatan Balikpapan Timur, yaitu bagi warga yang belum memiliki KTP Balikpapan namun memang sudah lama tinggal di Kota Beriman, sehingga tidak memiliki hak pilih.

“Ini rata-rata yang menjadi keluhan warga yang disampaikan ketua RT dalam sosialisasi,” jelas Zulkifli.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Ruddy menerangkan bahwa sosialisasi ini sangat penting, untuk pemahaman pelaksanaan Pilkada untuk masyarakat. Selain itu, pada pelaksanaan Pilkada sebelumnya juga angka partisipasi masyarakat di Balikpapan cukup rendah. Sebagai gambaran, angka partisipasi pemilih tertinggi di Balikpapan hanya mencapai 70 persen, yaitu pada saat pelaksanaan pemilihan presiden.

Dengan menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya Komisioner KPU Balikpapan, Makta; Komisioner Bawaslu Balikpapan, Agus Sudirman; Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Balikpapan, Nur Aini dan Perwakilan dari Reskrim Polresta Balikpapan, Bripka, Putra Sastra, sosialisasi ini diharapkan dapat mendukung suksesi pelaksanaan Pilkada di Kota Balikpapan, dengan tidak menyebarkan hoaks, berita bohong atau kampanye hitam, agar Pilkada tahun ini di Balikpapan tetap kondusif dan aman. (adv)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *